Seputar Kaltim

    Rasio Laki-laki Masih Lebih Tinggi, Penduduk Kaltim Didominasi Pria

    Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2025 pukul 07:50 WITA

    Penduduk berjenis kelamin laki-laki, mendominasi jumlah penduduk di Provinsi Kalimantan Timur. (Ilustrasi kolase oleh Seputar Fakta)

    Samarinda – Jumlah penduduk Kalimantan Timur (Kaltim) terus bertambah. Berdasarkan hasil proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), populasi Kaltim pada 2025 diperkirakan mencapai 4,27 juta jiwa, naik dari 4,05 juta jiwa pada 2024.

     

    Menariknya, penduduk laki-laki masih mendominasi. Dari total penduduk tersebut, sebanyak 2,20 juta jiwa adalah laki-laki, sementara perempuan berjumlah 2,06 juta jiwa. Rasio jenis kelamin Kaltim pada 2025 tercatat 106,84, artinya terdapat sekitar 107 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.

     

    Dominasi penduduk laki-laki di Kaltim ini tidak lepas dari karakter wilayah yang menjadi magnet bagi pendatang. Banyaknya proyek pembangunan, termasuk kawasan industri dan Ibu Kota Nusantara (IKN), membuat arus migrasi laki-laki meningkat, terutama mereka yang bekerja di sektor konstruksi, pertambangan, dan jasa pendukung.

     

    “Pertumbuhan penduduk di Kaltim juga dipengaruhi oleh migrasi akibat pembangunan IKN,” tertulis dalam laporan BPS yang memproyeksikan laju pertumbuhan penduduk Kaltim mencapai 1,93 persen per tahun untuk periode 2020–2025.

     

    Selain migrasi, faktor fertilitas dan mortalitas juga berperan dalam perubahan jumlah penduduk. Sementara itu, tingkat kepadatan penduduk Kaltim kini mencapai 34 jiwa per kilometer persegi, menunjukkan peningkatan seiring pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi.

     

    BPS juga mencatat, Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi daerah dengan laju pertumbuhan penduduk tertinggi di Kaltim, mencapai 11,38 persen per tahun. Disusul Kutai Kartanegara sebesar 2,14 persen. Dua wilayah ini diketahui berdekatan langsung dengan kawasan pembangunan IKN.

     

    Dengan tren pertumbuhan yang terus naik, Kalimantan Timur kini bukan hanya menjadi pusat industri dan energi, tetapi juga wilayah urban baru yang menarik banyak penduduk dari luar daerah.

     

     

     

    Seputar Kaltim

    Rasio Laki-laki Masih Lebih Tinggi, Penduduk Kaltim Didominasi Pria

    Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2025 pukul 07:50 WITA

    Penduduk berjenis kelamin laki-laki, mendominasi jumlah penduduk di Provinsi Kalimantan Timur. (Ilustrasi kolase oleh Seputar Fakta)

    Samarinda – Jumlah penduduk Kalimantan Timur (Kaltim) terus bertambah. Berdasarkan hasil proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), populasi Kaltim pada 2025 diperkirakan mencapai 4,27 juta jiwa, naik dari 4,05 juta jiwa pada 2024.

     

    Menariknya, penduduk laki-laki masih mendominasi. Dari total penduduk tersebut, sebanyak 2,20 juta jiwa adalah laki-laki, sementara perempuan berjumlah 2,06 juta jiwa. Rasio jenis kelamin Kaltim pada 2025 tercatat 106,84, artinya terdapat sekitar 107 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.

     

    Dominasi penduduk laki-laki di Kaltim ini tidak lepas dari karakter wilayah yang menjadi magnet bagi pendatang. Banyaknya proyek pembangunan, termasuk kawasan industri dan Ibu Kota Nusantara (IKN), membuat arus migrasi laki-laki meningkat, terutama mereka yang bekerja di sektor konstruksi, pertambangan, dan jasa pendukung.

     

    “Pertumbuhan penduduk di Kaltim juga dipengaruhi oleh migrasi akibat pembangunan IKN,” tertulis dalam laporan BPS yang memproyeksikan laju pertumbuhan penduduk Kaltim mencapai 1,93 persen per tahun untuk periode 2020–2025.

     

    Selain migrasi, faktor fertilitas dan mortalitas juga berperan dalam perubahan jumlah penduduk. Sementara itu, tingkat kepadatan penduduk Kaltim kini mencapai 34 jiwa per kilometer persegi, menunjukkan peningkatan seiring pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi.

     

    BPS juga mencatat, Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi daerah dengan laju pertumbuhan penduduk tertinggi di Kaltim, mencapai 11,38 persen per tahun. Disusul Kutai Kartanegara sebesar 2,14 persen. Dua wilayah ini diketahui berdekatan langsung dengan kawasan pembangunan IKN.

     

    Dengan tren pertumbuhan yang terus naik, Kalimantan Timur kini bukan hanya menjadi pusat industri dan energi, tetapi juga wilayah urban baru yang menarik banyak penduduk dari luar daerah.