Cari disini...
Seputar Kaltim
Jembatan Garuda Merah Putih di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, salah satu dari empat jembatan yang dibangun di PPU dan diresmikan serentak, Kamis (13/8/2026). (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Empat Jembatan Garuda Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) rampung dibangun dalam waktu sekitar satu bulan. Keempatnya diresmikan serentak secara virtual bersama ribuan jembatan lainnya di seluruh Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Peresmian dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dari lokasi yang terhubung melalui Zoom Meeting. Secara nasional, presiden meresmikan 3.395 jembatan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Di PPU, empat jembatan itu berada di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam; Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu; serta Desa Wonosari dan Desa Binuang, Kecamatan Sepaku.
Dandim 0913/PPU, Letkol Inf Fandy Satria Dwi Wahyuono mengatakan seluruh jembatan telah selesai 100 persen. Pembangunannya menyesuaikan kondisi wilayah, termasuk menggunakan konstruksi beton di empat titik PPU.
"Alhamdulillah semuanya sudah 100 persen dikerjakan dalam waktu satu bulan," kata Fandy.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program TNI AD yang dikerjakan bersama jajaran TNI-Polri untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat.
Pemkab PPU mengapresiasi pembangunan tersebut karena dinilai dapat memperlancar transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Asisten II Setkab PPU, Hadi Saputro mengatakan pembangunan dalam waktu singkat itu menjadi bentuk kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
"Ini wujud nyata kemanunggalan TNI, Polri, masyarakat dan pemerintah daerah. Harapannya manfaat pembangunan ini bisa dimaksimalkan," ujarnya.
Selain jembatan, dalam kegiatan yang sama juga diluncurkan program sumur bor TNI AD. Di PPU terdapat satu titik sumur bor yang dibangun di Kelurahan Saloloang dan telah rampung dikerjakan.
Fandy meminta masyarakat bersama pemerintah daerah menjaga dan merawat jembatan maupun fasilitas air bersih tersebut agar manfaatnya dapat digunakan dalam jangka panjang.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jembatan Garuda Merah Putih di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, salah satu dari empat jembatan yang dibangun di PPU dan diresmikan serentak, Kamis (13/8/2026). (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Empat Jembatan Garuda Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) rampung dibangun dalam waktu sekitar satu bulan. Keempatnya diresmikan serentak secara virtual bersama ribuan jembatan lainnya di seluruh Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Peresmian dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dari lokasi yang terhubung melalui Zoom Meeting. Secara nasional, presiden meresmikan 3.395 jembatan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Di PPU, empat jembatan itu berada di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam; Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu; serta Desa Wonosari dan Desa Binuang, Kecamatan Sepaku.
Dandim 0913/PPU, Letkol Inf Fandy Satria Dwi Wahyuono mengatakan seluruh jembatan telah selesai 100 persen. Pembangunannya menyesuaikan kondisi wilayah, termasuk menggunakan konstruksi beton di empat titik PPU.
"Alhamdulillah semuanya sudah 100 persen dikerjakan dalam waktu satu bulan," kata Fandy.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program TNI AD yang dikerjakan bersama jajaran TNI-Polri untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat.
Pemkab PPU mengapresiasi pembangunan tersebut karena dinilai dapat memperlancar transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Asisten II Setkab PPU, Hadi Saputro mengatakan pembangunan dalam waktu singkat itu menjadi bentuk kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
"Ini wujud nyata kemanunggalan TNI, Polri, masyarakat dan pemerintah daerah. Harapannya manfaat pembangunan ini bisa dimaksimalkan," ujarnya.
Selain jembatan, dalam kegiatan yang sama juga diluncurkan program sumur bor TNI AD. Di PPU terdapat satu titik sumur bor yang dibangun di Kelurahan Saloloang dan telah rampung dikerjakan.
Fandy meminta masyarakat bersama pemerintah daerah menjaga dan merawat jembatan maupun fasilitas air bersih tersebut agar manfaatnya dapat digunakan dalam jangka panjang.
(Sf/Lo)