Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Pelajar Bontang sedang santap MBG dalam kunjungan yang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Foto: Firmanza/Diskominfo Bontang)
Bontang - Memasuki bulan suci Ramadan, distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang tetap berjalan, meski dengan penyesuaian skema. Pemerintah memastikan asupan gizi siswa tetap terjaga, sekalipun mereka menjalankan ibadah puasa.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan program tersebut harus tetap memberi manfaat nyata bagi para pelajar.
“Program Presiden ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Anak-anak kita harus berkecukupan gizi yang baik,” tegasnya saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 003 dan SDN 010 Bontang Selatan, Berbas Pantai, Jumat (13/2/2026).
Ia mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar menjaga kualitas bahan makanan, terutama selama Ramadan. Menurutnya, bahan yang digunakan harus baru dan segar agar kandungan gizinya optimal.
“Saya belum tahu persis skemanya nanti seperti apa, yang pasti saya ingatkan jaga kualitas makanan,” ujarnya.
Kepala SPPG Berbas Pantai, David Diva Wijaya, menjelaskan selama Ramadan menu MBG akan diganti menjadi makanan kering agar lebih tahan lama dan bisa dibawa pulang.
“Sesuai dengan surat edaran di 2025, kita selama satu bulan pakai menu kering. Tapi ada satu waktu nanti di pertengahan bulan Ramadan wajib ada buka bersama dengan penerima manfaat,” kata David.
Menu yang dibagikan berupa roti, susu, telur rebus, dan buah. Seluruhnya dikemas dalam tote bag biru berlogo SPPG. Tas tersebut nantinya akan diambil kembali oleh pengelola untuk digunakan kembali pada distribusi berikutnya.
“Makanannya nanti untuk dibawa pulang oleh setiap murid dan jam pengirimannya akan kami sesuaikan dengan permintaan dari pihak sekolah,” paparnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Pelajar Bontang sedang santap MBG dalam kunjungan yang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Foto: Firmanza/Diskominfo Bontang)
Bontang - Memasuki bulan suci Ramadan, distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang tetap berjalan, meski dengan penyesuaian skema. Pemerintah memastikan asupan gizi siswa tetap terjaga, sekalipun mereka menjalankan ibadah puasa.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan program tersebut harus tetap memberi manfaat nyata bagi para pelajar.
“Program Presiden ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Anak-anak kita harus berkecukupan gizi yang baik,” tegasnya saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 003 dan SDN 010 Bontang Selatan, Berbas Pantai, Jumat (13/2/2026).
Ia mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar menjaga kualitas bahan makanan, terutama selama Ramadan. Menurutnya, bahan yang digunakan harus baru dan segar agar kandungan gizinya optimal.
“Saya belum tahu persis skemanya nanti seperti apa, yang pasti saya ingatkan jaga kualitas makanan,” ujarnya.
Kepala SPPG Berbas Pantai, David Diva Wijaya, menjelaskan selama Ramadan menu MBG akan diganti menjadi makanan kering agar lebih tahan lama dan bisa dibawa pulang.
“Sesuai dengan surat edaran di 2025, kita selama satu bulan pakai menu kering. Tapi ada satu waktu nanti di pertengahan bulan Ramadan wajib ada buka bersama dengan penerima manfaat,” kata David.
Menu yang dibagikan berupa roti, susu, telur rebus, dan buah. Seluruhnya dikemas dalam tote bag biru berlogo SPPG. Tas tersebut nantinya akan diambil kembali oleh pengelola untuk digunakan kembali pada distribusi berikutnya.
“Makanannya nanti untuk dibawa pulang oleh setiap murid dan jam pengirimannya akan kami sesuaikan dengan permintaan dari pihak sekolah,” paparnya.
(Sf/Rs)