Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Suasana Ramadan Fest 2026 KNPI Kutim di Kantor BPU Sangatta. (Foto:Lisda/ Seputarfakta.com)
Sangatta - Ramadan Fest 2026 yang digelar DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga rangkaian lomba Islami dan Street Run yang menyasar pelajar hingga pemuda.
Ketua DPD KNPI Kutim, Avivurahman Al-Ghazali menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi KNPI dalam memberdayakan pemuda.
“Tahun lalu ada sekitar 37 kegiatan KNPI yang kami laksanakan. Hari ini manfaatnya mulai terasa, khususnya UMKM binaan yang sudah bisa berjualan dari hasil pelatihan,” ujar Avivurahman saat kegiatan Ramadan Fest, Kamis (25/2/2026).
Ia menyebut Ramadan Fest menjadi wadah penguatan ekonomi, sekaligus pembinaan karakter generasi muda di Kutim yang dikenal sebagai daerah multikultur.
“Kami berharap generasi kita tumbuh dengan jiwa-jiwa keislaman yang baik, tanpa mengesampingkan keberagaman yang ada di Kutim,” katanya.
Ia menambahkan KNPI juga menyiapkan sejumlah program bagi generasi muda, salah satunya Street Run. Lomba tersebut bukan maraton, melainkan lari jarak pendek 100 meter untuk remaja dan pemuda.
“Tahun lalu animo sangat luar biasa, penonton ribuan dan peserta ratusan,” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia Ramadan Fest 2026, Dimas Irawan menjelaskan kegiatan ini berkolaborasi bersama kelompok Cipayung, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Sebanyak 37 stand UMKM disiapkan di depan Kantor BPU, meski pendaftar mencapai 100 stand. “Yang bisa kami fasilitasi hanya 37 karena menyesuaikan lokasi tenda,” ungkapnya.
Tak hanya bazar, Ramadan Fest juga menggelar lomba baca doa harian tingkat SD, lomba azan antar-SD, lomba kultum antar-SMP, hingga Street Run 100 meter dengan kategori remaja dan pemuda.
Ramadan Fest 2026 diharapkan menjadi ruang syiar, pemberdayaan ekonomi dan ajang kreativitas generasi muda Kutim.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Suasana Ramadan Fest 2026 KNPI Kutim di Kantor BPU Sangatta. (Foto:Lisda/ Seputarfakta.com)
Sangatta - Ramadan Fest 2026 yang digelar DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga rangkaian lomba Islami dan Street Run yang menyasar pelajar hingga pemuda.
Ketua DPD KNPI Kutim, Avivurahman Al-Ghazali menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi KNPI dalam memberdayakan pemuda.
“Tahun lalu ada sekitar 37 kegiatan KNPI yang kami laksanakan. Hari ini manfaatnya mulai terasa, khususnya UMKM binaan yang sudah bisa berjualan dari hasil pelatihan,” ujar Avivurahman saat kegiatan Ramadan Fest, Kamis (25/2/2026).
Ia menyebut Ramadan Fest menjadi wadah penguatan ekonomi, sekaligus pembinaan karakter generasi muda di Kutim yang dikenal sebagai daerah multikultur.
“Kami berharap generasi kita tumbuh dengan jiwa-jiwa keislaman yang baik, tanpa mengesampingkan keberagaman yang ada di Kutim,” katanya.
Ia menambahkan KNPI juga menyiapkan sejumlah program bagi generasi muda, salah satunya Street Run. Lomba tersebut bukan maraton, melainkan lari jarak pendek 100 meter untuk remaja dan pemuda.
“Tahun lalu animo sangat luar biasa, penonton ribuan dan peserta ratusan,” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia Ramadan Fest 2026, Dimas Irawan menjelaskan kegiatan ini berkolaborasi bersama kelompok Cipayung, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Sebanyak 37 stand UMKM disiapkan di depan Kantor BPU, meski pendaftar mencapai 100 stand. “Yang bisa kami fasilitasi hanya 37 karena menyesuaikan lokasi tenda,” ungkapnya.
Tak hanya bazar, Ramadan Fest juga menggelar lomba baca doa harian tingkat SD, lomba azan antar-SD, lomba kultum antar-SMP, hingga Street Run 100 meter dengan kategori remaja dan pemuda.
Ramadan Fest 2026 diharapkan menjadi ruang syiar, pemberdayaan ekonomi dan ajang kreativitas generasi muda Kutim.
(Sf/Lo)