Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menilai, kemenangan sejati bukan sekadar merayakan Idulfitri, tetapi ketika masyarakat tetap disiplin dalam beribadah dan menjaga perilaku positif. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pasca berakhirnya Ramadan, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan kepedulian sosial sebagai makna utama Idulfitri.
Pesan tersebut disampaikan Rahmad sebelum pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (21/3/2026).
Menurutnya, keberhasilan Ramadan tidak berhenti pada satu bulan saja, melainkan diukur dari kemampuan menjaga kebiasaan baik pada bulan-bulan berikutnya.
“Ramadan boleh berlalu, tetapi semangatnya tidak. Yang terpenting adalah istiqamah setelahnya,” ucap Rahmad dalam sambutannya.
Rahmad menilai, kemenangan sejati bukan sekadar merayakan Idulfitri, tetapi ketika masyarakat tetap disiplin dalam beribadah dan menjaga perilaku positif.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memperkuat persaudaraan (ukhuwah), baik di internal umat Islam maupun antarumat beragama, sebagai fondasi keharmonisan kota. Di sisi lain, Rahmad mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial selama Ramadan, termasuk dalam penyaluran zakat.
“Pada 2025, realisasi zakat di Balikpapan tercatat mencapai Rp8,93 miliar dari target Rp12,98 miliar. Untuk 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi Rp15 miliar,” jelasnya.
Pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk berzakat terus meningkat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Tak hanya soal keagamaan, Rahmad juga memaparkan sejumlah program pembangunan kota, seperti revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur menjadi pusat UMKM, peningkatan distribusi air bersih, hingga penguatan infrastruktur.
“Dalam sektor energi, pemerintah turut memastikan keamanan operasional Kilang Pertamina Balikpapan (RDMP) sebagai salah satu penopang energi nasional,” paparnya.
Sementara itu, di bidang transportasi, Pemkot tengah mrengkaji pengembangan moda Bus Rapid Transit (BRT), serta memperkuat sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir.
Rahmad juga mengingatkan masyarakat agar merayakan Idulfitri secara bijak, terutama dalam pola konsumsi. Ia mengimbau warga untuk tidak berlebihan dalam berbelanja maupun menyajikan makanan, serta lebih peduli terhadap pengelolaan sampah selama Lebaran.
“Rayakan dengan sederhana, ambil secukupnya, dan hindari mubazir,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Rahmad menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Balikpapan, seraya mengajak menjadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki diri secara berkelanjutan.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menilai, kemenangan sejati bukan sekadar merayakan Idulfitri, tetapi ketika masyarakat tetap disiplin dalam beribadah dan menjaga perilaku positif. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pasca berakhirnya Ramadan, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan kepedulian sosial sebagai makna utama Idulfitri.
Pesan tersebut disampaikan Rahmad sebelum pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), Sabtu (21/3/2026).
Menurutnya, keberhasilan Ramadan tidak berhenti pada satu bulan saja, melainkan diukur dari kemampuan menjaga kebiasaan baik pada bulan-bulan berikutnya.
“Ramadan boleh berlalu, tetapi semangatnya tidak. Yang terpenting adalah istiqamah setelahnya,” ucap Rahmad dalam sambutannya.
Rahmad menilai, kemenangan sejati bukan sekadar merayakan Idulfitri, tetapi ketika masyarakat tetap disiplin dalam beribadah dan menjaga perilaku positif.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memperkuat persaudaraan (ukhuwah), baik di internal umat Islam maupun antarumat beragama, sebagai fondasi keharmonisan kota. Di sisi lain, Rahmad mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial selama Ramadan, termasuk dalam penyaluran zakat.
“Pada 2025, realisasi zakat di Balikpapan tercatat mencapai Rp8,93 miliar dari target Rp12,98 miliar. Untuk 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi Rp15 miliar,” jelasnya.
Pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk berzakat terus meningkat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Tak hanya soal keagamaan, Rahmad juga memaparkan sejumlah program pembangunan kota, seperti revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur menjadi pusat UMKM, peningkatan distribusi air bersih, hingga penguatan infrastruktur.
“Dalam sektor energi, pemerintah turut memastikan keamanan operasional Kilang Pertamina Balikpapan (RDMP) sebagai salah satu penopang energi nasional,” paparnya.
Sementara itu, di bidang transportasi, Pemkot tengah mrengkaji pengembangan moda Bus Rapid Transit (BRT), serta memperkuat sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir.
Rahmad juga mengingatkan masyarakat agar merayakan Idulfitri secara bijak, terutama dalam pola konsumsi. Ia mengimbau warga untuk tidak berlebihan dalam berbelanja maupun menyajikan makanan, serta lebih peduli terhadap pengelolaan sampah selama Lebaran.
“Rayakan dengan sederhana, ambil secukupnya, dan hindari mubazir,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Rahmad menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Balikpapan, seraya mengajak menjadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki diri secara berkelanjutan.
(Sf/Rs)