Seputar Kaltim

    Rakor Staf Ahli se-Kaltim Digelar di Paser, Bakal Kunjungi Dua Objek Wisata

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    06 November 2024 pukul 16:24 WITA

    Rakor staf ahli se Kaltim di Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Staf ahli se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat koordinasi (rakor) di Kabupaten Paser selama tiga hari, 6-8 November 2024 di Hotel Kyriad Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot.

    Dalam rangkaian acara itu, para staf ahli nantinya juga bakal berkunjung ke dua objek wisata di Paser, yakni Gunung Embun dan Samurangau Ecopark. Tujuannya untuk membahas studi pengayaan pengelolaan pariwisata yang disampaikan oleh pengelola wisata dan dinas terkait.

    "Saya harap para peserta dapat menikmati kebersamaan saat rakor mulai dari kemarin, hari ini dan besok, baik di Tana Paser maupun di lokasi wisata Gunung Boga, hingga kembali ke asal daerah masing-masing Jumat lusa," kata Sekda Paser, Katsul Wijaya, Rabu (6/11/2024).

    Katsul menuturkan Forum Koordinasi Staf Ahlo Kepla Daerah (Forsakada) memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi atas masukan yang disampaikan ke kepala daerah.

    Melalui koordinasi yang dilaksanakan tahun ini, diharapkan bakal menghasilkan inovasi dalam mengambil kebijakan makro, sebagai langkah membangun Bumi Etam. "Tak hanya itu, dalam membangun masing-masing kabupaten/kota dalam beberapa tahun terakhir erat kaitannya sebagai daerah mitra Ibu kota Nusantara," tuturnya.

    Pada agenda uang turut diikuti staf ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) diharapkannya dapat menyaring informasi yang dapat diaplikasikan di Kaltim.

    "Tentunya yang kami maksud adalah informasi yang aplikatif dan implementatif untuk Kaltim  pada umumnya, serta sesuai dengan visi dan misi pemerintah kabupaten dan kota,” terangnya.

    Melalui rakor yang digelar, menurutnya juga menjadi menjadi wadah untuk saling berkoordinasi dalam menjalankan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan presiden Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029.

    "Dengan ini di tahun-tahun mendatang, koordinasi dan konsultasi kami ke lementerian dan lembaga dalam kabinet merah putih bisa berjalan dengan lancar, efektif, sinergi, seiring, dan sejalan,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Rakor Staf Ahli se-Kaltim Digelar di Paser, Bakal Kunjungi Dua Objek Wisata

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    06 November 2024 pukul 16:24 WITA

    Rakor staf ahli se Kaltim di Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Staf ahli se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat koordinasi (rakor) di Kabupaten Paser selama tiga hari, 6-8 November 2024 di Hotel Kyriad Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot.

    Dalam rangkaian acara itu, para staf ahli nantinya juga bakal berkunjung ke dua objek wisata di Paser, yakni Gunung Embun dan Samurangau Ecopark. Tujuannya untuk membahas studi pengayaan pengelolaan pariwisata yang disampaikan oleh pengelola wisata dan dinas terkait.

    "Saya harap para peserta dapat menikmati kebersamaan saat rakor mulai dari kemarin, hari ini dan besok, baik di Tana Paser maupun di lokasi wisata Gunung Boga, hingga kembali ke asal daerah masing-masing Jumat lusa," kata Sekda Paser, Katsul Wijaya, Rabu (6/11/2024).

    Katsul menuturkan Forum Koordinasi Staf Ahlo Kepla Daerah (Forsakada) memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi atas masukan yang disampaikan ke kepala daerah.

    Melalui koordinasi yang dilaksanakan tahun ini, diharapkan bakal menghasilkan inovasi dalam mengambil kebijakan makro, sebagai langkah membangun Bumi Etam. "Tak hanya itu, dalam membangun masing-masing kabupaten/kota dalam beberapa tahun terakhir erat kaitannya sebagai daerah mitra Ibu kota Nusantara," tuturnya.

    Pada agenda uang turut diikuti staf ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) diharapkannya dapat menyaring informasi yang dapat diaplikasikan di Kaltim.

    "Tentunya yang kami maksud adalah informasi yang aplikatif dan implementatif untuk Kaltim  pada umumnya, serta sesuai dengan visi dan misi pemerintah kabupaten dan kota,” terangnya.

    Melalui rakor yang digelar, menurutnya juga menjadi menjadi wadah untuk saling berkoordinasi dalam menjalankan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan presiden Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029.

    "Dengan ini di tahun-tahun mendatang, koordinasi dan konsultasi kami ke lementerian dan lembaga dalam kabinet merah putih bisa berjalan dengan lancar, efektif, sinergi, seiring, dan sejalan,” tandasnya.

    (Sf/By)