Seputar Kaltim

    Rakor dan Evaluasi APBD 2023, Bupati Kukar Minta Serapan Anggaran Ditingkatkan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Juli 2023 pukul 20:09 WITA

    Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi pengendalian APBD Kukar 2023 di Gedung Serba Guna Serkab Kukar, Selasa (11/7/2023). 

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengapresiasi progres kegiatan di OPD yang meningkat, tapi untuk serapan keuangan belum sesuai harapan. 

    "Yang menjadi perhatian itu adalah serapan anggaran, memasuki bulan ketujuh tetapi serapan anggaran belum sesuai harapan," kata Edi.

    Edi menjelaskan realisasi program dan realisasi keuangan Kukar tidak berimbang, yakni sekitar 23,6 persen. "Ternyata banyak yang belum dilakukan penagihan" ucapnya.

    Untuk itu, Bupati ingin kepala OPD mengurai sisa hari kerja efektif sekitar empat bulan ke depan.

    "Semester pertama idealnya memang semua harus di atas 50 persen. Tetapi dari pelaksanaan realisasi seperti lelang kegiatan itu sudah 56 persen," ungkapnya.

    Pihaknya mendorong realisasi keuangan agar bisa dimanage dengan baik, terutama penyedia jasa, seperti kontraktor yang sudah menyediakan kegiatannya.

    "Saya tegaskan kepala OPD agar memperhatikan realisasi keuangan serta menyelenggarakan tahapan kegiatan sesuai ketentuan," tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Rakor dan Evaluasi APBD 2023, Bupati Kukar Minta Serapan Anggaran Ditingkatkan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Juli 2023 pukul 20:09 WITA

    Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi pengendalian APBD Kukar 2023 di Gedung Serba Guna Serkab Kukar, Selasa (11/7/2023). 

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengapresiasi progres kegiatan di OPD yang meningkat, tapi untuk serapan keuangan belum sesuai harapan. 

    "Yang menjadi perhatian itu adalah serapan anggaran, memasuki bulan ketujuh tetapi serapan anggaran belum sesuai harapan," kata Edi.

    Edi menjelaskan realisasi program dan realisasi keuangan Kukar tidak berimbang, yakni sekitar 23,6 persen. "Ternyata banyak yang belum dilakukan penagihan" ucapnya.

    Untuk itu, Bupati ingin kepala OPD mengurai sisa hari kerja efektif sekitar empat bulan ke depan.

    "Semester pertama idealnya memang semua harus di atas 50 persen. Tetapi dari pelaksanaan realisasi seperti lelang kegiatan itu sudah 56 persen," ungkapnya.

    Pihaknya mendorong realisasi keuangan agar bisa dimanage dengan baik, terutama penyedia jasa, seperti kontraktor yang sudah menyediakan kegiatannya.

    "Saya tegaskan kepala OPD agar memperhatikan realisasi keuangan serta menyelenggarakan tahapan kegiatan sesuai ketentuan," tutupnya.

    (Sf/By)