Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud didampingi istri Nurlena Rahmad Mas’ud bagikan sapi kurban ke salah satu warga. Hindari penggunaan plastik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyembelih 10 ekor sapi kurban untuk dibagikan kepada warga di sekitar rumah jabatan dan kediaman pribadinya pada perayaan Iduladha tahun ini.
Dari 10 ekor sapi tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 1.500 kilogram daging yang akan didistribusikan kepada warga yang berhak menerima. Kegiatan berbagi hewan kurban ini disebut rutin dilakukan setiap tahun.
“Kami berbagi keberkahan di bulan Iduladha kepada saudara-saudara kita,” ucap Rahmad saat ditemui di rumah jabatan, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, jumlah sapi kurban yang disembelih tahun ini tidak berbeda dibanding tahun sebelumnya. Namun, bobot hewan kurban mengalami peningkatan.
“Jumlahnya tetap sama, hanya saja bobot sapinya yang bertambah,” jelasnya.
Selain di rumah jabatan dan kediaman pribadi, Rahmad juga menyalurkan sapi kurban kepada sejumlah organisasi masyarakat, RT, masjid, hingga komunitas di Kota Balikpapan. Total hewan kurban yang disalurkan mencapai lebih dari 100 ekor sapi.
Menurutnya, seluruh hewan kurban tersebut dibeli menggunakan dana pribadi, bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ini murni uang pribadi, bukan dari APBD Kota. Ada sekitar 100 lebih sapi khusus di wilayah Balikpapan,” tegasnya.
Ia menambahkan, khusus keluarga besar Bani Mas’ud, total hewan kurban yang dibagikan di Balikpapan tahun ini diperkirakan mencapai 200 hingga 300 ekor sapi.
“Setiap tahun memang kami bagikan untuk masyarakat di Kota Balikpapan,” akunya.
Dalam kesempatan itu, wali kota juga mengingatkan seluruh panitia kurban di Balikpapan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama terkait pembuangan limbah dan jeroan hewan kurban.
Selain itu, ia meminta panitia tidak lagi menggunakan kantong plastik dalam pendistribusian daging kurban, melainkan memakai besek atau wadah ramah lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami komitmen, kami imbau dan selalu mengingatkan kepada warga,” tuturnya.
Terkait pengawasan limbah hewan kurban, dirinya mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Dinas Perikanan dan Peternakan (DKP) juga telah menyiapkan juru sembelih halal bersertifikat untuk memastikan proses pemotongan berjalan sesuai aturan.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tertib dalam pelaksanaan dan pembagian daging kurban, sehingga bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar berhak,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud didampingi istri Nurlena Rahmad Mas’ud bagikan sapi kurban ke salah satu warga. Hindari penggunaan plastik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyembelih 10 ekor sapi kurban untuk dibagikan kepada warga di sekitar rumah jabatan dan kediaman pribadinya pada perayaan Iduladha tahun ini.
Dari 10 ekor sapi tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 1.500 kilogram daging yang akan didistribusikan kepada warga yang berhak menerima. Kegiatan berbagi hewan kurban ini disebut rutin dilakukan setiap tahun.
“Kami berbagi keberkahan di bulan Iduladha kepada saudara-saudara kita,” ucap Rahmad saat ditemui di rumah jabatan, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, jumlah sapi kurban yang disembelih tahun ini tidak berbeda dibanding tahun sebelumnya. Namun, bobot hewan kurban mengalami peningkatan.
“Jumlahnya tetap sama, hanya saja bobot sapinya yang bertambah,” jelasnya.
Selain di rumah jabatan dan kediaman pribadi, Rahmad juga menyalurkan sapi kurban kepada sejumlah organisasi masyarakat, RT, masjid, hingga komunitas di Kota Balikpapan. Total hewan kurban yang disalurkan mencapai lebih dari 100 ekor sapi.
Menurutnya, seluruh hewan kurban tersebut dibeli menggunakan dana pribadi, bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ini murni uang pribadi, bukan dari APBD Kota. Ada sekitar 100 lebih sapi khusus di wilayah Balikpapan,” tegasnya.
Ia menambahkan, khusus keluarga besar Bani Mas’ud, total hewan kurban yang dibagikan di Balikpapan tahun ini diperkirakan mencapai 200 hingga 300 ekor sapi.
“Setiap tahun memang kami bagikan untuk masyarakat di Kota Balikpapan,” akunya.
Dalam kesempatan itu, wali kota juga mengingatkan seluruh panitia kurban di Balikpapan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama terkait pembuangan limbah dan jeroan hewan kurban.
Selain itu, ia meminta panitia tidak lagi menggunakan kantong plastik dalam pendistribusian daging kurban, melainkan memakai besek atau wadah ramah lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami komitmen, kami imbau dan selalu mengingatkan kepada warga,” tuturnya.
Terkait pengawasan limbah hewan kurban, dirinya mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Dinas Perikanan dan Peternakan (DKP) juga telah menyiapkan juru sembelih halal bersertifikat untuk memastikan proses pemotongan berjalan sesuai aturan.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tertib dalam pelaksanaan dan pembagian daging kurban, sehingga bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar berhak,” pungkasnya.
(Sf/Lo)