Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud kepada awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud sedang mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkenalkan kota Balikpapan ke panggung internasional.
Setelah menghadiri pertemuan penting di London, Rahmad kini fokus pada forum internasional yang akan datang, yakni Forum Wali Kota se-Dunia di Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Rahmad menekankan pentingnya mempresentasikan Balikpapan dengan program-program inovatif yang dapat menarik perhatian dunia.
“Kami ingin Balikpapan menjadi pusat perhatian dunia. Ini bukan hanya soal hadir dalam forum internasional, tetapi juga tentang membawa ide-ide yang bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia,” ucap Rahmad saat ditemui awak media, Selasa (3/12/2024).
Ia mengatakan, ada salah satu tantangan utama yang dihadapi Balikpapan, menurut Rahmad adalah menarik investor asing, yang merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing kota ini di tingkat global.
“Sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tentu Balikpapan memiliki posisi strategis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan Nusantara,” akunya.
Dirinya juga menyebutkan rencana pengembangan berbagai sektor, termasuk pembangunan ruang terbuka hijau yang dapat langsung diakses masyarakat. Area ini tidak hanya akan menjadi ruang publik, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya.
Dengan rencana yang matang dan visi besar ini, ia berharap Balikpapan dapat menjadi contoh sukses dari sebuah kota yang mengintegrasikan sektor-sektor penting dalam pembangunan yang berkelanjutan.
“Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Balikpapan, serta membawa dampak positif bagi perkembangan Indonesia di mata dunia,” imbuhnya.
Dengan optimisme yang tinggi, ia yakin gagasan yang dibawa ke forum internasional dapat membawa Balikpapan ke level yang lebih tinggi di kancah global, sekaligus memberikan manfaat yang luas untuk Indonesia secara keseluruhan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud kepada awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud sedang mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkenalkan kota Balikpapan ke panggung internasional.
Setelah menghadiri pertemuan penting di London, Rahmad kini fokus pada forum internasional yang akan datang, yakni Forum Wali Kota se-Dunia di Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Rahmad menekankan pentingnya mempresentasikan Balikpapan dengan program-program inovatif yang dapat menarik perhatian dunia.
“Kami ingin Balikpapan menjadi pusat perhatian dunia. Ini bukan hanya soal hadir dalam forum internasional, tetapi juga tentang membawa ide-ide yang bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia,” ucap Rahmad saat ditemui awak media, Selasa (3/12/2024).
Ia mengatakan, ada salah satu tantangan utama yang dihadapi Balikpapan, menurut Rahmad adalah menarik investor asing, yang merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing kota ini di tingkat global.
“Sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tentu Balikpapan memiliki posisi strategis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan Nusantara,” akunya.
Dirinya juga menyebutkan rencana pengembangan berbagai sektor, termasuk pembangunan ruang terbuka hijau yang dapat langsung diakses masyarakat. Area ini tidak hanya akan menjadi ruang publik, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya.
Dengan rencana yang matang dan visi besar ini, ia berharap Balikpapan dapat menjadi contoh sukses dari sebuah kota yang mengintegrasikan sektor-sektor penting dalam pembangunan yang berkelanjutan.
“Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Balikpapan, serta membawa dampak positif bagi perkembangan Indonesia di mata dunia,” imbuhnya.
Dengan optimisme yang tinggi, ia yakin gagasan yang dibawa ke forum internasional dapat membawa Balikpapan ke level yang lebih tinggi di kancah global, sekaligus memberikan manfaat yang luas untuk Indonesia secara keseluruhan.
(Sf/Rs)