Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Bakesbangpol PPU, Agus Dahlan. (Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan generasi muda betapa bahayanya radikalisme dan terorisme dalam kehidupan masyarakat.
Kepala Bakesbangpol PPU, Agus Dahlan mengatakan dampak yang ditimbulkan dari tindakan radikalisme, yakni potensi terjadinya kekerasan sangat tinggi.
Di mana saat beberapa kelompok berkumpul dan mulai melakukan tindakan ekstrim, atas tindakan itu jelas dapat membahayakan keselamatan banyak orang.
“Tindakan radikalisme itu dapat merusak generasi muda kita dan tentunya merugikan orang lain yang berada di sekitarnya,” ucap Agus, Jumat (30/8/2024).
Tak bisa dipungkiri, tindakan radikalisme juga dapat menimbulkan perpecahan sosial dalam masyarakat karena pandangan sebagian orang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai mayoritas, sehingga dapat menimbulkan sebuah konflik.
“Tidak ada satupun agama yang membenarkan tindakan radikalisme, malahan seluruh agama pasti melarang keras hal itu,” ungkap Agus.
Untuk itu, Bakesbangpol PPU terus berupaya melakukan pencegahan dengan melalui sosialisasi dan memberikan edukasi berupa pemahaman betapa pentingnya empat pilar wawasan kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Empat pilar wawasan kebangsaan itu merupakan landasan yang kokoh untuk menjaga persatuan dan kesatuan sebagai warga negara Indonesia,” jelasnya.
Selain tertuju kepada komponen masyarakat, Bakesbangpol PPU juga kerap lakukan kunjungan ke semua jenjang sekolah, baik jenjang SD/MI, SMP/MTS maupun SMK/SMA/MA.
“Kami telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang berada di PPU terutama saat PPDB berlangsung, kami berkesempatan memberikan pemahaman betapa pentingnya pancasila sebagai dasar negara dan UUD sebagai landasan konstitusional kita,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Bakesbangpol PPU, Agus Dahlan. (Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan generasi muda betapa bahayanya radikalisme dan terorisme dalam kehidupan masyarakat.
Kepala Bakesbangpol PPU, Agus Dahlan mengatakan dampak yang ditimbulkan dari tindakan radikalisme, yakni potensi terjadinya kekerasan sangat tinggi.
Di mana saat beberapa kelompok berkumpul dan mulai melakukan tindakan ekstrim, atas tindakan itu jelas dapat membahayakan keselamatan banyak orang.
“Tindakan radikalisme itu dapat merusak generasi muda kita dan tentunya merugikan orang lain yang berada di sekitarnya,” ucap Agus, Jumat (30/8/2024).
Tak bisa dipungkiri, tindakan radikalisme juga dapat menimbulkan perpecahan sosial dalam masyarakat karena pandangan sebagian orang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai mayoritas, sehingga dapat menimbulkan sebuah konflik.
“Tidak ada satupun agama yang membenarkan tindakan radikalisme, malahan seluruh agama pasti melarang keras hal itu,” ungkap Agus.
Untuk itu, Bakesbangpol PPU terus berupaya melakukan pencegahan dengan melalui sosialisasi dan memberikan edukasi berupa pemahaman betapa pentingnya empat pilar wawasan kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Empat pilar wawasan kebangsaan itu merupakan landasan yang kokoh untuk menjaga persatuan dan kesatuan sebagai warga negara Indonesia,” jelasnya.
Selain tertuju kepada komponen masyarakat, Bakesbangpol PPU juga kerap lakukan kunjungan ke semua jenjang sekolah, baik jenjang SD/MI, SMP/MTS maupun SMK/SMA/MA.
“Kami telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang berada di PPU terutama saat PPDB berlangsung, kami berkesempatan memberikan pemahaman betapa pentingnya pancasila sebagai dasar negara dan UUD sebagai landasan konstitusional kita,” pungkasnya.
(Sf/By)