Seputar Kaltim

    PWI Paser Bekali 17 Perwakilan OPD Keterampilan Menulis Berita dan Konten Video

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2026 pukul 20:12 WITA

    Pelatihan penulisan berita dan konten video PWI Paser. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser menggelar pelatihan penulisan berita dan pembuatan konten video bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotaper) Paser pada Senin (12/10/2026).

    Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam menyajikan informasi publik secara akurat, sistematis, dan mudah dipahami masyarakat tersebut diikuti oleh 17 perwakilan Humas dan Staf OPD di lingkungan Pemkab Paser. 

    Ketua PWI Paser, M Najib menjelaskan, pelatihan tersebut difokuskan untuk mendorong bagian humas OPD agar mampu menyusun informasi publik berbasis data yang lengkap.

    Najib menyebut pengolahan informasi yang baik penting dilakukan agar program dan kebijakan pemerintah daerah dapat tersampaikan secara jelas kepada publik.

    "Tujuan kegiatan pelatihan yang kita laksanakan guna memberikan pemahaman kepada OPD untuk menyajikan data yang akuntabel kepada publik, " kata M Najib, Senin (12/10/2026). 

    Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama PWI Paser dan PT PAMA itu tidak hanya memaparkan terkait dengan penulisan. Namun juga menghadirkan langsung fotografer profesional asal Paser, Andi Hamzah guna memberikan keilmuan tentang fotografi dan videografi kepada para peserta. 

    Sementara itu, Sekretaris Diskominfostaper Kabupaten Paser, Mulyadi Rahman, mengapresiasi langkah PWI Paser dan menegaskan komitmennya untuk mendampingi OPD dalam pengelolaan saluran informasi resmi.

    Mulyadi menegaskan penyampaian informasi yang akurat dan berlandaskan kaidah jurnalistik menjadi langkah efektif untuk membendung penyebaran berita bohong atau hoaks.

    Ia meminta seluruh peserta tidak berhenti pada teori, tetapi langsung menerapkan keterampilan jurnalistik yang didapat di instansi masing-masing.

    "Harapannya pelatihan ini tidak hanya berhenti di ruangan ini. Kita berharap teman-teman OPD yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu yang didapat di instansi masing-masing, " tuturnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    PWI Paser Bekali 17 Perwakilan OPD Keterampilan Menulis Berita dan Konten Video

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2026 pukul 20:12 WITA

    Pelatihan penulisan berita dan konten video PWI Paser. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser menggelar pelatihan penulisan berita dan pembuatan konten video bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotaper) Paser pada Senin (12/10/2026).

    Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam menyajikan informasi publik secara akurat, sistematis, dan mudah dipahami masyarakat tersebut diikuti oleh 17 perwakilan Humas dan Staf OPD di lingkungan Pemkab Paser. 

    Ketua PWI Paser, M Najib menjelaskan, pelatihan tersebut difokuskan untuk mendorong bagian humas OPD agar mampu menyusun informasi publik berbasis data yang lengkap.

    Najib menyebut pengolahan informasi yang baik penting dilakukan agar program dan kebijakan pemerintah daerah dapat tersampaikan secara jelas kepada publik.

    "Tujuan kegiatan pelatihan yang kita laksanakan guna memberikan pemahaman kepada OPD untuk menyajikan data yang akuntabel kepada publik, " kata M Najib, Senin (12/10/2026). 

    Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama PWI Paser dan PT PAMA itu tidak hanya memaparkan terkait dengan penulisan. Namun juga menghadirkan langsung fotografer profesional asal Paser, Andi Hamzah guna memberikan keilmuan tentang fotografi dan videografi kepada para peserta. 

    Sementara itu, Sekretaris Diskominfostaper Kabupaten Paser, Mulyadi Rahman, mengapresiasi langkah PWI Paser dan menegaskan komitmennya untuk mendampingi OPD dalam pengelolaan saluran informasi resmi.

    Mulyadi menegaskan penyampaian informasi yang akurat dan berlandaskan kaidah jurnalistik menjadi langkah efektif untuk membendung penyebaran berita bohong atau hoaks.

    Ia meminta seluruh peserta tidak berhenti pada teori, tetapi langsung menerapkan keterampilan jurnalistik yang didapat di instansi masing-masing.

    "Harapannya pelatihan ini tidak hanya berhenti di ruangan ini. Kita berharap teman-teman OPD yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu yang didapat di instansi masing-masing, " tuturnya. 

    (Sf/Rs)