Seputar Kaltim

    PWI Kukar Gelar Bukber dan Penyerahan Sertifikat UKW

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    27 Maret 2024 pukul 13:19 WITA

    PWI Kukar gelar Bukber dihadiri oleh PWI Kaltim sekaligus penyerahan sertifikat UKW. (Foto: Lodya)

    Tenggarong - Persatuan Wartwan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama PWI Kaltim menggelar buka bersama (Bukber) sekaligus penyerahan sertifikat bagi wartawan yang telah lolos di Uji Kopetensi Wartawan (UKW) di Warung Ayam Bakar Banjar, Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong, Selasa (26/3/2024).

    Kegiatan tersebut dihadiri Plt Ketua PWI Kaltim, Ahcmad Shahab, Sekretaris PWI Kaltim, Wiwid Maheandra Wijaya, Wakil Ketua Abdul Rahman, Sekretaris PWI Kukar Andi Wibowo serta wartawan Kukar. 

    Penyerahan sertifikat UKW dilakukan Achmad Sahab kepada Wahidin Noor yang dinyatakan kompeten tingkat Utama. Penyerahan itu didampingi Wiwid Mahendra dan Andi Wibowo. 

    Total ada 30 pewarta yang menerima sertifikat tersebut, baik jenjang muda, madya, dan utama. 

    Achmad Sahab mengatakan kegiatan ini adalah silaturahmi antara PWI Kukar dan PWI Kaltim dalam rangka buka puasa bersama. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kompetensi dari Muda, Madya sampai ke Utama.

    "Banyak yang lulus dan hanya satu yang utama tidak kompeten, tapi kalau yang lain lolos." katanya.

    Kata dia, menjadi wartawan tidak boleh berpuas diri. Jangan sampai ketika sudah menerima sertifikasi wartawan muda, tidak mau lagi membaca dan mencari pengetahuan lainnya.

    "Wartawan itu tidak boleh berhenti belajar. Sebab, setiap saat kita ketemu orang-orang baru, ketemu masalah baru dan seriap hari problem yang dihadapi kawan-kawan di lapangan pasti beda," ungkapnya.

    Ia berpesan kepada wartawan agar selalu belajar dan meningkatkan status dari muda, madya hingga utama.

    Wahidin Noor mengaku merasa bangga karena untuk mendapatkan sertifikat utama itu tidak mudah.

    "Saya jadi wartawan sudah 20 tahun lebih. Pesan saya untuk kawan-kawan, belajar terus. Ikuti jenjang UKW muda, madya sampai utama, ini banyak manfaatnya. Alhamdulillah akhirnya bisa lolos dan hari ini sudah bisa menerima sertifikatnya," ucapnya.

    Ia juga menyarankan kepada wartawan muda untuk perbanyak belajar, banyak kenal orang dan memahami karakter orang pasti akan lebih mudah nantinya.

    "Selama 20 tahun suka dukanya menjadi seorang wartwan itu kalau suka ya suka betul, kalau di tanya dukanya yang mungkin saya gak sampai 20 tahun. Kesulitan di lapangan pasti banyak, belajar terus, kenal dan pahami karakter orang itu pasti akan lebih mudah dalam menjalani profesimu," tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    PWI Kukar Gelar Bukber dan Penyerahan Sertifikat UKW

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    27 Maret 2024 pukul 13:19 WITA

    PWI Kukar gelar Bukber dihadiri oleh PWI Kaltim sekaligus penyerahan sertifikat UKW. (Foto: Lodya)

    Tenggarong - Persatuan Wartwan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama PWI Kaltim menggelar buka bersama (Bukber) sekaligus penyerahan sertifikat bagi wartawan yang telah lolos di Uji Kopetensi Wartawan (UKW) di Warung Ayam Bakar Banjar, Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong, Selasa (26/3/2024).

    Kegiatan tersebut dihadiri Plt Ketua PWI Kaltim, Ahcmad Shahab, Sekretaris PWI Kaltim, Wiwid Maheandra Wijaya, Wakil Ketua Abdul Rahman, Sekretaris PWI Kukar Andi Wibowo serta wartawan Kukar. 

    Penyerahan sertifikat UKW dilakukan Achmad Sahab kepada Wahidin Noor yang dinyatakan kompeten tingkat Utama. Penyerahan itu didampingi Wiwid Mahendra dan Andi Wibowo. 

    Total ada 30 pewarta yang menerima sertifikat tersebut, baik jenjang muda, madya, dan utama. 

    Achmad Sahab mengatakan kegiatan ini adalah silaturahmi antara PWI Kukar dan PWI Kaltim dalam rangka buka puasa bersama. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kompetensi dari Muda, Madya sampai ke Utama.

    "Banyak yang lulus dan hanya satu yang utama tidak kompeten, tapi kalau yang lain lolos." katanya.

    Kata dia, menjadi wartawan tidak boleh berpuas diri. Jangan sampai ketika sudah menerima sertifikasi wartawan muda, tidak mau lagi membaca dan mencari pengetahuan lainnya.

    "Wartawan itu tidak boleh berhenti belajar. Sebab, setiap saat kita ketemu orang-orang baru, ketemu masalah baru dan seriap hari problem yang dihadapi kawan-kawan di lapangan pasti beda," ungkapnya.

    Ia berpesan kepada wartawan agar selalu belajar dan meningkatkan status dari muda, madya hingga utama.

    Wahidin Noor mengaku merasa bangga karena untuk mendapatkan sertifikat utama itu tidak mudah.

    "Saya jadi wartawan sudah 20 tahun lebih. Pesan saya untuk kawan-kawan, belajar terus. Ikuti jenjang UKW muda, madya sampai utama, ini banyak manfaatnya. Alhamdulillah akhirnya bisa lolos dan hari ini sudah bisa menerima sertifikatnya," ucapnya.

    Ia juga menyarankan kepada wartawan muda untuk perbanyak belajar, banyak kenal orang dan memahami karakter orang pasti akan lebih mudah nantinya.

    "Selama 20 tahun suka dukanya menjadi seorang wartwan itu kalau suka ya suka betul, kalau di tanya dukanya yang mungkin saya gak sampai 20 tahun. Kesulitan di lapangan pasti banyak, belajar terus, kenal dan pahami karakter orang itu pasti akan lebih mudah dalam menjalani profesimu," tutupnya.

    (Sf/By)