Seputar Kaltim

    Pusat Berikan 44 Pompa untuk Petani di Paser, Sisa Empat yang Belum Tersalurkan

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2024 pukul 15:19 WITA

    Bantuan pompa air untuk petani (dok. DKPH Paser/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Pemerintah pusat memberikan bantuan sebanyak 44 alat mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air kepada sejumlah kelompok petani di Kabupaten Paser.

    Kabid Sarana, Pengendalian dan Pengawasan Usaha Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DKPH) Paser, Arief Rahman mengatakan bantuan ini sebelumnya diusulkan sebanyak 79 unit untuk 2024 ini.

    Tapi dari usulan itu, terealisasi hanya 44 unit pompa air yang diberikan untuk kelompok tani. “Alat pompa air ini diberikan untuk daerah dengan mayoritas lahan persawahan padi,” kata Arief Rahman, Senin (22/7/2024).

    Dari puluhan bantuan pompa tersebut, kata dia, hanya tersisa empat pompa air yang belum tersalurkan, yakni untuk kelompok tani di Kecamatan Long Kali.

    Alasan belum tersalurkannya pompa air tersebut karena penerima belum bisa mengambil langsung di kantor DKPH.

    “Mereka belum ambil karena penggunaan pompa dirasa juga belum dipakai. Kemudian karena akses jalannya, mereka terkendala ketika hujan karena kendaraan susah keluar,” tuturnya.

    Ia menyebut terdapat lima kecamatan yang menerima bantuan alat pompa air, yakni Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 17 unit, Paser Belengkong 7 unit, Kuaro 2 unit, Long Ikis 6 unit dan Long Kali 12 unit.

    “Untuk penerimanya terbatas hanya untuk daerah yang telah dilakukan survei oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan Timur (Kaltim),” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pusat Berikan 44 Pompa untuk Petani di Paser, Sisa Empat yang Belum Tersalurkan

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2024 pukul 15:19 WITA

    Bantuan pompa air untuk petani (dok. DKPH Paser/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Pemerintah pusat memberikan bantuan sebanyak 44 alat mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air kepada sejumlah kelompok petani di Kabupaten Paser.

    Kabid Sarana, Pengendalian dan Pengawasan Usaha Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DKPH) Paser, Arief Rahman mengatakan bantuan ini sebelumnya diusulkan sebanyak 79 unit untuk 2024 ini.

    Tapi dari usulan itu, terealisasi hanya 44 unit pompa air yang diberikan untuk kelompok tani. “Alat pompa air ini diberikan untuk daerah dengan mayoritas lahan persawahan padi,” kata Arief Rahman, Senin (22/7/2024).

    Dari puluhan bantuan pompa tersebut, kata dia, hanya tersisa empat pompa air yang belum tersalurkan, yakni untuk kelompok tani di Kecamatan Long Kali.

    Alasan belum tersalurkannya pompa air tersebut karena penerima belum bisa mengambil langsung di kantor DKPH.

    “Mereka belum ambil karena penggunaan pompa dirasa juga belum dipakai. Kemudian karena akses jalannya, mereka terkendala ketika hujan karena kendaraan susah keluar,” tuturnya.

    Ia menyebut terdapat lima kecamatan yang menerima bantuan alat pompa air, yakni Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 17 unit, Paser Belengkong 7 unit, Kuaro 2 unit, Long Ikis 6 unit dan Long Kali 12 unit.

    “Untuk penerimanya terbatas hanya untuk daerah yang telah dilakukan survei oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan Timur (Kaltim),” tandasnya.

    (Sf/By)