Seputar Kaltim

    Puncak Peringatan Hari Ibu ke-96, Pengingat Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    19 Desember 2024 pukul 18:46 WITA

    Pemotongan puncak rosul pada acara Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, di Gedung Balai Mufakat. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelaksanaan hari puncak Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 Tema kegiatan ini adalah “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas”, dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas diwakili Staf ahli bidang pemerintahan, politik,hukum Kesejahteraan rakyat Sekkab Berau, Warji, di Gedung Balai Mufakat, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (19/12/24).

    Hari Ibu bertujuan untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar memberikan perhatian serta pengakuan terhadap pentingnya keberadaan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.

    Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah mengatakan peringatan hari ibu dimaksud untuk memberi ucapan terimakasih dan apresiasi kepada perempuan indonesia yang telah berkontribusi aktif memajukan bangsa.

    "Serta untuk mewujudkan pembangunan yang berkesetaraan gender, dan membangun kesadaran akan pentingnya kerja nyata dan kerja kolaborasi dari semua pihak untuk mendorong kemajuan perempuan indonesia," ujarnya.

    Selain itu, Rabiatul mengatakan perempuan adalah penggerak utama dalam keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, ia berharap peringatan ini dapat menginspirasi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

    "Sebenarnya hari ibu diperingati pada tanggal 22 Desember, namun karena pada tanggal 22 Desember tahun 2024 bertepatan dengan hari libur nasional, maka kami laksanakan pada hari ini tanggal 19 desember 2024," tungkasnya.

    Sementara itu, Staf ahli bidang pemerintahan, politik,hukum Kesejahteraan rakyat Sekkab Berau, Warji mengatakan Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah momentum tahunan semata, melainkan ajang untuk mendorong perempuan Indonesia menjadi perempuan yang berdaya dan setara kedudukannya dalam semua sektor dan lini kehidupan.

    "Kesetaraan gender kini tercipta ini menunjukkan, bahwasanya kehadiran perempuan sangat diperhitungkan dan dinilai mampu mengambil peran," ungkap Warji.

    Namun Warji mengimbau agar para perempuan tidak mudah untuk berpuas diri. Dirinya pun mengakui kaum ibu adalah kaum yang luar biasa. Kemampuannya mengerjakan banyak hal di satu waktu, dan kepiawaiannya dalam melaksankan banyak peran, tentu tidak dapat dipandang sebelah mata.

    "Kami pun terus meningkatkan kapasitas kaum perempuan dan kaum ibu sebagai madrasah pertama bagi anak- anaknya, yang diharapkan dapat melahirkan generasi cerdas dan berkualitas, membangun daerah ini semakin baik," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Puncak Peringatan Hari Ibu ke-96, Pengingat Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    19 Desember 2024 pukul 18:46 WITA

    Pemotongan puncak rosul pada acara Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, di Gedung Balai Mufakat. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelaksanaan hari puncak Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 Tema kegiatan ini adalah “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas”, dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas diwakili Staf ahli bidang pemerintahan, politik,hukum Kesejahteraan rakyat Sekkab Berau, Warji, di Gedung Balai Mufakat, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (19/12/24).

    Hari Ibu bertujuan untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar memberikan perhatian serta pengakuan terhadap pentingnya keberadaan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.

    Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah mengatakan peringatan hari ibu dimaksud untuk memberi ucapan terimakasih dan apresiasi kepada perempuan indonesia yang telah berkontribusi aktif memajukan bangsa.

    "Serta untuk mewujudkan pembangunan yang berkesetaraan gender, dan membangun kesadaran akan pentingnya kerja nyata dan kerja kolaborasi dari semua pihak untuk mendorong kemajuan perempuan indonesia," ujarnya.

    Selain itu, Rabiatul mengatakan perempuan adalah penggerak utama dalam keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, ia berharap peringatan ini dapat menginspirasi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

    "Sebenarnya hari ibu diperingati pada tanggal 22 Desember, namun karena pada tanggal 22 Desember tahun 2024 bertepatan dengan hari libur nasional, maka kami laksanakan pada hari ini tanggal 19 desember 2024," tungkasnya.

    Sementara itu, Staf ahli bidang pemerintahan, politik,hukum Kesejahteraan rakyat Sekkab Berau, Warji mengatakan Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah momentum tahunan semata, melainkan ajang untuk mendorong perempuan Indonesia menjadi perempuan yang berdaya dan setara kedudukannya dalam semua sektor dan lini kehidupan.

    "Kesetaraan gender kini tercipta ini menunjukkan, bahwasanya kehadiran perempuan sangat diperhitungkan dan dinilai mampu mengambil peran," ungkap Warji.

    Namun Warji mengimbau agar para perempuan tidak mudah untuk berpuas diri. Dirinya pun mengakui kaum ibu adalah kaum yang luar biasa. Kemampuannya mengerjakan banyak hal di satu waktu, dan kepiawaiannya dalam melaksankan banyak peran, tentu tidak dapat dipandang sebelah mata.

    "Kami pun terus meningkatkan kapasitas kaum perempuan dan kaum ibu sebagai madrasah pertama bagi anak- anaknya, yang diharapkan dapat melahirkan generasi cerdas dan berkualitas, membangun daerah ini semakin baik," pungkasnya.

    (Sf/Rs)