Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Umar Adi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, melalui Kepala Bidang Perlindungan Anak, Umar Adi mengungkapkan, bahwa perayaan Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Balikpapan tahun ini melibatkan berbagai pihak, tidak hanya dari pemerintah namun juga mitra-mitra lainnya.
Kegiatan ini digelar dengan konsep tersebar, menjangkau seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan di kota ini.
Menurut Umar, kegiatan yang dilakukan tidak dipusatkan dalam satu acara besar, melainkan disebar ke berbagai titik di Balikpapan. Tujuannya adalah agar setiap wilayah di kota ini dapat merasakan suasana Hari Anak Nasional melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menyentuh langsung kehidupan anak-anak.
“Kami bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang sudah menerapkan sistem pendidikan ramah anak, serta berbagai organisasi seperti PPATBM yang melakukan sosialisasi di lingkungan kelurahan," ucap Umar Adi kepada media, Selasa (22/7/2025).
Puncak perayaan HAN akan digelar pada 23 Juli 2025, di mana setiap sekolah akan mengadakan senam pagi bersama serta berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak.
Selain itu, Forum Anak Balikpapan juga akan menggelar acara berbagi dengan tema Anak untuk Anak, di mana mereka akan memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, seperti anak yatim dan kaum dhuafa.
Pada hari yang sama, DP3AKB juga akan mengadakan Talk Show bertema Aku Ingin Menjadi, yang akan menghadirkan anak-anak dengan cita-cita dan impian mereka.
“Kami ingin memberi kesempatan anak-anak untuk berbicara tentang apa yang ingin mereka capai di masa depan," tambahnya.
Sebagai bagian dari kegiatan Forum Anak, 80 anak mendaftar untuk menjadi pengurus forum. Seleksi pengurus dilakukan dengan ketat, di mana 45 anak terpilih untuk menjadi pengurus Forum Anak Balikpapan.
“Kami membatasi usia maksimal 16 tahun untuk menjadi pengurus, karena kami ingin fokus pada anak-anak yang berusia 18 tahun ke bawah," ungkapnya.
Bagi anak-anak yang ingin terlibat lebih jauh, Forum Anak Balikpapan juga membuka kesempatan untuk menjadi duta forum anak. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, 20 finalis akan dipilih pada 9 Agustus 2025 untuk menentukan 6 duta terbaik.
“Proses seleksi membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk memastikan yang terbaik," akunya.
Pendaftaran untuk menjadi pengurus Forum Anak hanya dibuka selama tiga hari, dan meskipun waktu terbatas, sebanyak 80 anak telah mendaftar.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak di Balikpapan sangat peduli dan membutuhkan wadah untuk menyuarakan hak-hak mereka," tambahnya.
Dengan semakin banyaknya anak yang ingin bergabung dalam Forum Anak, diharapkan wadah ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Balikpapan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Umar Adi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, melalui Kepala Bidang Perlindungan Anak, Umar Adi mengungkapkan, bahwa perayaan Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Balikpapan tahun ini melibatkan berbagai pihak, tidak hanya dari pemerintah namun juga mitra-mitra lainnya.
Kegiatan ini digelar dengan konsep tersebar, menjangkau seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan di kota ini.
Menurut Umar, kegiatan yang dilakukan tidak dipusatkan dalam satu acara besar, melainkan disebar ke berbagai titik di Balikpapan. Tujuannya adalah agar setiap wilayah di kota ini dapat merasakan suasana Hari Anak Nasional melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menyentuh langsung kehidupan anak-anak.
“Kami bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang sudah menerapkan sistem pendidikan ramah anak, serta berbagai organisasi seperti PPATBM yang melakukan sosialisasi di lingkungan kelurahan," ucap Umar Adi kepada media, Selasa (22/7/2025).
Puncak perayaan HAN akan digelar pada 23 Juli 2025, di mana setiap sekolah akan mengadakan senam pagi bersama serta berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak.
Selain itu, Forum Anak Balikpapan juga akan menggelar acara berbagi dengan tema Anak untuk Anak, di mana mereka akan memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, seperti anak yatim dan kaum dhuafa.
Pada hari yang sama, DP3AKB juga akan mengadakan Talk Show bertema Aku Ingin Menjadi, yang akan menghadirkan anak-anak dengan cita-cita dan impian mereka.
“Kami ingin memberi kesempatan anak-anak untuk berbicara tentang apa yang ingin mereka capai di masa depan," tambahnya.
Sebagai bagian dari kegiatan Forum Anak, 80 anak mendaftar untuk menjadi pengurus forum. Seleksi pengurus dilakukan dengan ketat, di mana 45 anak terpilih untuk menjadi pengurus Forum Anak Balikpapan.
“Kami membatasi usia maksimal 16 tahun untuk menjadi pengurus, karena kami ingin fokus pada anak-anak yang berusia 18 tahun ke bawah," ungkapnya.
Bagi anak-anak yang ingin terlibat lebih jauh, Forum Anak Balikpapan juga membuka kesempatan untuk menjadi duta forum anak. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, 20 finalis akan dipilih pada 9 Agustus 2025 untuk menentukan 6 duta terbaik.
“Proses seleksi membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk memastikan yang terbaik," akunya.
Pendaftaran untuk menjadi pengurus Forum Anak hanya dibuka selama tiga hari, dan meskipun waktu terbatas, sebanyak 80 anak telah mendaftar.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak di Balikpapan sangat peduli dan membutuhkan wadah untuk menyuarakan hak-hak mereka," tambahnya.
Dengan semakin banyaknya anak yang ingin bergabung dalam Forum Anak, diharapkan wadah ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Balikpapan.
(Sf/Rs)