Seputar Kaltim

    Puncak Hari Anak Nasional 2026, Berau Perkuat Sinergi Penuhi Hak Anak

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    04 Agustus 2026 pukul 15:39 WITA

    Puncak peringatan HAN ke-42 Tahun 2026, di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memenuhi hak dan perlindungan anak. Komitmen tersebut ditegaskan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Selasa (4/8/2026).

    Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Berau melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marawangeng itu dihadiri OPD, forkopimda, perwakilan kecamatan, forum anak, dunia usaha, serta perwakilan sekolah yang turut berpartisipasi dalam peringatan HAN.

    Plt Kepala DPPKBP3A Berau, Warji, mengatakan peringatan HAN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

    "Pemenuhan hak dan perlindungan anak membutuhkan sinergi seluruh pihak. Melalui HAN ini kami ingin mengampanyekan pentingnya melindungi anak dari segala bentuk kekerasan sekaligus mewujudkan ruang yang aman dan nyaman bagi mereka," ujar Warji.

    Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HAN tahun ini meliputi penyerahan Buku Profil Gender dan Anak Kabupaten Berau, deklarasi Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak, serta peluncuran Telepon Sahabat Anak yang menjadi sarana pengaduan dan komunikasi bagi anak-anak.

    Menurutnya, perkembangan teknologi digital menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi bersama dalam upaya perlindungan anak.

    "Harapan kami, setelah kegiatan ini seluruh pihak semakin memahami pentingnya pengasuhan positif, memperkuat komitmen terhadap Kabupaten Layak Anak dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh anak di Berau," kata Warji.

    Sementara itu, Bupati Berau melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marawangeng, menegaskan anak merupakan generasi penerus yang harus memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan tanpa diskriminasi.

    "Anak adalah amanah sekaligus investasi masa depan bangsa. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung perkembangan potensi yang dimiliki," tutur Andi.

    Ia menyebutkan, Pemkab Berau akan terus memperkuat berbagai program yang mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi anak.

    "Kita harus menghadirkan lingkungan yang ramah anak, baik di rumah, sekolah, tempat bermain maupun di ruang digital. Mari kita pastikan setiap anak di Berau memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya," tegas Andi.

    Andi Marawangeng pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap masa depan anak-anak Berau.

    "Ketika anak-anak tumbuh sehat, bahagia, terlindungi, dan mendapatkan pendidikan yang baik, maka kita sedang menyiapkan generasi yang akan membawa Berau menjadi daerah yang semakin maju di masa mendatang," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Puncak Hari Anak Nasional 2026, Berau Perkuat Sinergi Penuhi Hak Anak

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    04 Agustus 2026 pukul 15:39 WITA

    Puncak peringatan HAN ke-42 Tahun 2026, di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memenuhi hak dan perlindungan anak. Komitmen tersebut ditegaskan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Selasa (4/8/2026).

    Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Berau melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marawangeng itu dihadiri OPD, forkopimda, perwakilan kecamatan, forum anak, dunia usaha, serta perwakilan sekolah yang turut berpartisipasi dalam peringatan HAN.

    Plt Kepala DPPKBP3A Berau, Warji, mengatakan peringatan HAN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

    "Pemenuhan hak dan perlindungan anak membutuhkan sinergi seluruh pihak. Melalui HAN ini kami ingin mengampanyekan pentingnya melindungi anak dari segala bentuk kekerasan sekaligus mewujudkan ruang yang aman dan nyaman bagi mereka," ujar Warji.

    Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HAN tahun ini meliputi penyerahan Buku Profil Gender dan Anak Kabupaten Berau, deklarasi Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak, serta peluncuran Telepon Sahabat Anak yang menjadi sarana pengaduan dan komunikasi bagi anak-anak.

    Menurutnya, perkembangan teknologi digital menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi bersama dalam upaya perlindungan anak.

    "Harapan kami, setelah kegiatan ini seluruh pihak semakin memahami pentingnya pengasuhan positif, memperkuat komitmen terhadap Kabupaten Layak Anak dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh anak di Berau," kata Warji.

    Sementara itu, Bupati Berau melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marawangeng, menegaskan anak merupakan generasi penerus yang harus memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan tanpa diskriminasi.

    "Anak adalah amanah sekaligus investasi masa depan bangsa. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung perkembangan potensi yang dimiliki," tutur Andi.

    Ia menyebutkan, Pemkab Berau akan terus memperkuat berbagai program yang mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi anak.

    "Kita harus menghadirkan lingkungan yang ramah anak, baik di rumah, sekolah, tempat bermain maupun di ruang digital. Mari kita pastikan setiap anak di Berau memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya," tegas Andi.

    Andi Marawangeng pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap masa depan anak-anak Berau.

    "Ketika anak-anak tumbuh sehat, bahagia, terlindungi, dan mendapatkan pendidikan yang baik, maka kita sedang menyiapkan generasi yang akan membawa Berau menjadi daerah yang semakin maju di masa mendatang," pungkasnya.

    (Sf/Lo)