Cari disini...
Seputar Kaltim
Pantauan arus mudik di Tol Balikpapan Samarinda (Balsam) Gerbang Tol Palaran. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - PT Jasamarga Balikpapan Samarinda mengungkapkan prediksi puncak arus lalu lintas di jalan tol Balikpapan Samarinda (Balsam) yang akan terjadi di H+2 setelah lebaran, dengan estimasi mencapai 22.800 kendaraan.
Manager SDM dan Umum yang mewakili Kepala Humas Jasamarga Balikpapan Samarinda, Ahmari, menyampaikan bahwa prediksi ini didasarkan pada data tahun sebelumnya yang mencatat puncak lalu lintas di angka 21.800 kendaraan.
"Pada tahun 2023, puncak lalu lintas di H+2 berada di kisaran 21.800 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, kami memprediksi tahun ini akan ada peningkatan menjadi sekitar 22.781 kendaraan, atau mendekati 22.800 kendaraan," ungkap Ahmari.
Pantauan terkini menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas di Tol Balsam masih berada di bawah 10 ribu. "Untuk lalu lintas rata-rata harian, hingga hari ini H-3, terjadi kenaikan dari 8 ribu menjadi 11 ribu kendaraan," tambahnya.
Selama bulan Ramadan, tercatat angka lalu lintas rata-rata harian di angka 8 ribu. Namun, terjadi penurunan pada awal puasa, tanpa adanya momentum khusus yang menyebabkan penurunan tersebut. "Di awal puasa, angka lalu lintas menurun menjadi 7 ribu kendaraan," katanya.
Dalam menghadapi arus mudik Idulfitri tahun 2024, Ahmari mengungkapkan kesiapan jalan tol Balsam. "Kami telah mempersiapkan segala aspek pengoperasian jalan tol, mulai dari pelayanan transaksi, lalu lintas, pemeliharaan, hingga pelayanan di rest area," jelasnya.
Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya PT Jasamarga Balikpapan Samarinda untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol selama periode mudik lebaran, yang merupakan salah satu momen terpadat dalam kalender perjalanan nasional Indonesia.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pantauan arus mudik di Tol Balikpapan Samarinda (Balsam) Gerbang Tol Palaran. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - PT Jasamarga Balikpapan Samarinda mengungkapkan prediksi puncak arus lalu lintas di jalan tol Balikpapan Samarinda (Balsam) yang akan terjadi di H+2 setelah lebaran, dengan estimasi mencapai 22.800 kendaraan.
Manager SDM dan Umum yang mewakili Kepala Humas Jasamarga Balikpapan Samarinda, Ahmari, menyampaikan bahwa prediksi ini didasarkan pada data tahun sebelumnya yang mencatat puncak lalu lintas di angka 21.800 kendaraan.
"Pada tahun 2023, puncak lalu lintas di H+2 berada di kisaran 21.800 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, kami memprediksi tahun ini akan ada peningkatan menjadi sekitar 22.781 kendaraan, atau mendekati 22.800 kendaraan," ungkap Ahmari.
Pantauan terkini menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas di Tol Balsam masih berada di bawah 10 ribu. "Untuk lalu lintas rata-rata harian, hingga hari ini H-3, terjadi kenaikan dari 8 ribu menjadi 11 ribu kendaraan," tambahnya.
Selama bulan Ramadan, tercatat angka lalu lintas rata-rata harian di angka 8 ribu. Namun, terjadi penurunan pada awal puasa, tanpa adanya momentum khusus yang menyebabkan penurunan tersebut. "Di awal puasa, angka lalu lintas menurun menjadi 7 ribu kendaraan," katanya.
Dalam menghadapi arus mudik Idulfitri tahun 2024, Ahmari mengungkapkan kesiapan jalan tol Balsam. "Kami telah mempersiapkan segala aspek pengoperasian jalan tol, mulai dari pelayanan transaksi, lalu lintas, pemeliharaan, hingga pelayanan di rest area," jelasnya.
Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya PT Jasamarga Balikpapan Samarinda untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol selama periode mudik lebaran, yang merupakan salah satu momen terpadat dalam kalender perjalanan nasional Indonesia.
(Sf/Rs)