Seputar Kaltim

    Puluhan Siswa SMK di Samarinda Diancam Tak Diberi Ijazah hingga Tak Bisa Ikut Praktik, Diduga karena Tolak Beli Kalender Sekolah 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    29 Januari 2024 pukul 19:16 WITA

    Kalender. (Ilustrasi: Pxhere.com)

    Samarinda - Sejumlah siswa sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Samarinda mengeluhkan adanya kewajiban membeli kalender sekolah seharga Rp50 ribu per buah. Kalender tersebut diklaim sebagai media promosi sekolah.

    Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, anaknya merasa keberatan untuk membeli kalender tersebut. 

    "Anak-anak itu disuruh beli kalender, termasuk satpam, gurunya juga dapat. Kalau tidak beli, akan dipanggil orang tuanya atau tidak bisa praktik, bahkan tidak akan diberikan ijazah" ungkap sumber tersebut kepada Seputar Fakta, Senin (29/1/2024). 

    Ia menambahkan bahwa penjualan kalender ini baru dilakukan tahun ini, tanpa ada alasan yang jelas. "Padahal kalau memang untuk promosi, seharusnya bisa buka stand di Expo atau acara besar lainnya. Ini kok malah membebani siswa dan orang tua," ujarnya.

    Menurutnya, dari pihak sekolah tidak ada memberikan batas waktu kepada siswa untuk membeli kalender tersebut. "Tidak ada jangkauan waktunya, cuma anak-anak itu sampai mau (beli). Bahkan ada satu kelas yang sepakat tidak beli, tapi praktikum mereka dibatalkan," ungkapnya.

    Ia berharap pihak sekolah bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan siswa. "Tidak ada konfirmasi ke orang tua, jadi langsung keputusannya dari sekolah, dan tidak ada sosialisasi. Ini kan merugikan siswa, apalagi kalau mereka tidak punya uang untuk beli kalender," tuturnya.

    Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi ke pihak sekolah yang dilakukan jurnalis Seputar Fakta, belum membuahkan hasil. Demikian halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang sudah coba dihubungi melalui kontak pribadinya, belum memberikan respons. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Puluhan Siswa SMK di Samarinda Diancam Tak Diberi Ijazah hingga Tak Bisa Ikut Praktik, Diduga karena Tolak Beli Kalender Sekolah 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    29 Januari 2024 pukul 19:16 WITA

    Kalender. (Ilustrasi: Pxhere.com)

    Samarinda - Sejumlah siswa sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Samarinda mengeluhkan adanya kewajiban membeli kalender sekolah seharga Rp50 ribu per buah. Kalender tersebut diklaim sebagai media promosi sekolah.

    Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, anaknya merasa keberatan untuk membeli kalender tersebut. 

    "Anak-anak itu disuruh beli kalender, termasuk satpam, gurunya juga dapat. Kalau tidak beli, akan dipanggil orang tuanya atau tidak bisa praktik, bahkan tidak akan diberikan ijazah" ungkap sumber tersebut kepada Seputar Fakta, Senin (29/1/2024). 

    Ia menambahkan bahwa penjualan kalender ini baru dilakukan tahun ini, tanpa ada alasan yang jelas. "Padahal kalau memang untuk promosi, seharusnya bisa buka stand di Expo atau acara besar lainnya. Ini kok malah membebani siswa dan orang tua," ujarnya.

    Menurutnya, dari pihak sekolah tidak ada memberikan batas waktu kepada siswa untuk membeli kalender tersebut. "Tidak ada jangkauan waktunya, cuma anak-anak itu sampai mau (beli). Bahkan ada satu kelas yang sepakat tidak beli, tapi praktikum mereka dibatalkan," ungkapnya.

    Ia berharap pihak sekolah bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan siswa. "Tidak ada konfirmasi ke orang tua, jadi langsung keputusannya dari sekolah, dan tidak ada sosialisasi. Ini kan merugikan siswa, apalagi kalau mereka tidak punya uang untuk beli kalender," tuturnya.

    Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi ke pihak sekolah yang dilakukan jurnalis Seputar Fakta, belum membuahkan hasil. Demikian halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang sudah coba dihubungi melalui kontak pribadinya, belum memberikan respons. 

    (Sf/Rs)