Seputar Kaltim
Kegiatan Apresiasi Prestasi dan Inovasi Taman Numerasi Jenjang SD/MI Kota Bontang Tahun 2026 di Auditorium 3D. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sebanyak 21 sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Bontang telah menghadirkan Taman Numerasi sebagai inovasi pembelajaran matematika yang kreatif dan menyenangkan bagi peserta didik.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam memperkuat kemampuan literasi dan numerasi sejak pendidikan dasar.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Apresiasi Prestasi dan Inovasi Taman Numerasi Jenjang SD/MI Kota Bontang Tahun 2026 di Auditorium 3D, Selasa (3/11/2026).
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang, menyampaikan bahwa matematika perlu dikenalkan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, matematika tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pelajaran yang identik dengan rumus dan dianggap sulit oleh siswa.
“Dari angka ke taman, dari taman ke nalar. Itulah benang merah yang ingin kita bangun melalui Taman Numerasi,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Anwar.
Melalui program ini, sekolah menghadirkan ruang belajar terbuka yang memadukan permainan, kreativitas, dan kemampuan bernalar sehingga siswa dapat memahami konsep matematika melalui pengalaman langsung.
“Fondasinya harus dibangun sejak pendidikan dasar melalui pengalaman belajar yang menumbuhkan kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan dan kemampuan berpikir logis,” tegasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kegiatan Apresiasi Prestasi dan Inovasi Taman Numerasi Jenjang SD/MI Kota Bontang Tahun 2026 di Auditorium 3D. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sebanyak 21 sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Bontang telah menghadirkan Taman Numerasi sebagai inovasi pembelajaran matematika yang kreatif dan menyenangkan bagi peserta didik.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam memperkuat kemampuan literasi dan numerasi sejak pendidikan dasar.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Apresiasi Prestasi dan Inovasi Taman Numerasi Jenjang SD/MI Kota Bontang Tahun 2026 di Auditorium 3D, Selasa (3/11/2026).
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang, menyampaikan bahwa matematika perlu dikenalkan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, matematika tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pelajaran yang identik dengan rumus dan dianggap sulit oleh siswa.
“Dari angka ke taman, dari taman ke nalar. Itulah benang merah yang ingin kita bangun melalui Taman Numerasi,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Anwar.
Melalui program ini, sekolah menghadirkan ruang belajar terbuka yang memadukan permainan, kreativitas, dan kemampuan bernalar sehingga siswa dapat memahami konsep matematika melalui pengalaman langsung.
“Fondasinya harus dibangun sejak pendidikan dasar melalui pengalaman belajar yang menumbuhkan kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan dan kemampuan berpikir logis,” tegasnya.
(Sf/Rs)