Seputar Kaltim

    Puluhan Rumah di PPU Terendam Banjir, Dampak Luapan Air Sungai Lawe-lawe

    10 Agustus 2024 pukul 11:59 WITA

    Pemukiman warga yang terkena luapan air Sungai Lawe-lawe.(Dok.Pusdalops BPBD PPU)

    Penajam - Puluhan rumah yang dihuni 226 jiwa di RT 01 dan RT 05 Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) terendam banjir dari luapan air sungai Lawe-lawe, Jumat (9/8/2024) malam.

    Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Kuncoro mengatakan dampak yang ditimbulkan dari luapan air sungai itu membuat 64 rumah yang dihuni dari 78 Kepala Keluarga (KK) terkena imbasnya.

    “Di RT 01 yang terkena dampaknya ada 20 rumah terdiri dari 26 KK dengan jumlah 77 jiwa, sedangkan di RT 05 yang terkena imbasnya ada 44 rumah meliputi 52 KK dengan jumlah 149 jiwa,” ucapnya, Sabtu (10/8/2024).

    Kuncoro mengaku sebelumnya sempat ada peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (9/8/2024) dini hari bahwa pada pukul 01.15 WITA hingga 04.50 WITA akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, serta petir kilat di wilayah Kecamatan Penajam.

    Hujan dengan intensitas cukup tinggi kemudian terjadi sekitar pukul 02.00 WITA hingga 07.30 WITA di wilayah PPU dan mengakibatkan meluapnya air sungai dan drainase, serta memicu naiknya volume air pada pemukiman warga yang berada di area rendah.

    “Beruntung pada pukul 10.00 WITA, Tinggi Muka Air (TMA) mulai terlihat surut. Tetapi ada beberapa genangan yang masih tersisa,” kata Kuncoro.

    “Kami masih melakukan monitoring di lokasi, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak bermain di area sungai karena arus dari air sungai itu cukup deras,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Puluhan Rumah di PPU Terendam Banjir, Dampak Luapan Air Sungai Lawe-lawe

    10 Agustus 2024 pukul 11:59 WITA

    Pemukiman warga yang terkena luapan air Sungai Lawe-lawe.(Dok.Pusdalops BPBD PPU)

    Penajam - Puluhan rumah yang dihuni 226 jiwa di RT 01 dan RT 05 Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) terendam banjir dari luapan air sungai Lawe-lawe, Jumat (9/8/2024) malam.

    Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Kuncoro mengatakan dampak yang ditimbulkan dari luapan air sungai itu membuat 64 rumah yang dihuni dari 78 Kepala Keluarga (KK) terkena imbasnya.

    “Di RT 01 yang terkena dampaknya ada 20 rumah terdiri dari 26 KK dengan jumlah 77 jiwa, sedangkan di RT 05 yang terkena imbasnya ada 44 rumah meliputi 52 KK dengan jumlah 149 jiwa,” ucapnya, Sabtu (10/8/2024).

    Kuncoro mengaku sebelumnya sempat ada peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (9/8/2024) dini hari bahwa pada pukul 01.15 WITA hingga 04.50 WITA akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, serta petir kilat di wilayah Kecamatan Penajam.

    Hujan dengan intensitas cukup tinggi kemudian terjadi sekitar pukul 02.00 WITA hingga 07.30 WITA di wilayah PPU dan mengakibatkan meluapnya air sungai dan drainase, serta memicu naiknya volume air pada pemukiman warga yang berada di area rendah.

    “Beruntung pada pukul 10.00 WITA, Tinggi Muka Air (TMA) mulai terlihat surut. Tetapi ada beberapa genangan yang masih tersisa,” kata Kuncoro.

    “Kami masih melakukan monitoring di lokasi, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak bermain di area sungai karena arus dari air sungai itu cukup deras,” pungkasnya.

    (Sf/By)