Cari disini...
Seputar Kaltim
Banjir merendam 10 rumah di Desa Labangka Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU (Dok. BPBD PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Bencana banjir merendam puluhan rumah di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jum’at (3/5/2024).
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi selama 3,5 jam lamanya atau sejak pukul 6.30 WITA hingga 10.00 WITA.
Kepala BPBD PPU, Budi Santoso mengatakan total 10 rumah atau 10 KK dengan korban 45 jiwa terdampak dari banjir tersebut.
Tinggi Muka Air (TMA) di halaman rumah warga hingga mencapai dada orang dewasa atau 100 sampai 150 Centimeter (Cm). “Tinggi muka air mulai dari 20-50 Cm hingga sampai 100-150 Cm,” tuturnya.
Ia mengatakan banjir mulai diketahui sejak adanya laporan yang diterima pukul 9.51 WITA.
Tim BPBD kemudian menuju lokasi melakukan penanganan dibantu bersama personel Danramil, Polsek, Camat, Satpol PP, Kepala Desa, RT dan sebagian warga.
“Dalam penanganan dilucurkan satu unit mobil operasional dan satu unit mobil pemadam beserta sejumlah peralatan penanggulangan bencana,” jelasnya.
Untuk kondisi terkini, kata dia, secara keseluruhan air sudah mulai surut di wilayah terdampak banjir di Desa Labangka.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Banjir merendam 10 rumah di Desa Labangka Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU (Dok. BPBD PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Bencana banjir merendam puluhan rumah di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jum’at (3/5/2024).
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi selama 3,5 jam lamanya atau sejak pukul 6.30 WITA hingga 10.00 WITA.
Kepala BPBD PPU, Budi Santoso mengatakan total 10 rumah atau 10 KK dengan korban 45 jiwa terdampak dari banjir tersebut.
Tinggi Muka Air (TMA) di halaman rumah warga hingga mencapai dada orang dewasa atau 100 sampai 150 Centimeter (Cm). “Tinggi muka air mulai dari 20-50 Cm hingga sampai 100-150 Cm,” tuturnya.
Ia mengatakan banjir mulai diketahui sejak adanya laporan yang diterima pukul 9.51 WITA.
Tim BPBD kemudian menuju lokasi melakukan penanganan dibantu bersama personel Danramil, Polsek, Camat, Satpol PP, Kepala Desa, RT dan sebagian warga.
“Dalam penanganan dilucurkan satu unit mobil operasional dan satu unit mobil pemadam beserta sejumlah peralatan penanggulangan bencana,” jelasnya.
Untuk kondisi terkini, kata dia, secara keseluruhan air sudah mulai surut di wilayah terdampak banjir di Desa Labangka.
(Sf/By)