Seputar Kaltim

    Puluhan Remaja Tenggarong Terjaring Razia Balap Liar, Diberi Hukuman Seret Motor Keliling Timbau

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    02 Desember 2025 pukul 13:28 WITA

    Satlantas Polres Kukar amankan remaha yang terlibat balap liar di Tenggarong. (Foto: Satlantas Kukar)

    Tenggarong - Puluhan remaja di Kecamatan Tenggarong berhasil diamankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) akibat aksi balap liar yang sering dilakukan pada malam hari.

    Satlantas juga telah mengingatkan terkait hukuman yang akan diberikan, yakni berupa penilangan terhadap kendaraan.

    “Peraturan sudah kami tegakkan, jadi jangan heran kalau kami mengambil tindakan,” kata AKP Ahmad Fandoli, Selasa (2/12/2025).

    Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan kegiatan dimulai pukul 23.00 WITA. pihaknya menurunkan sekitar 40 personel Satlantas. Operasi dilanjutkan dengan penyisiran dua lokasi yang sering dijadikan arena balapan liar, yakni Jalan Pesut, Kelurahan Timbau dan Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang.

    Dalam kegiatan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 32 remaja dan 26 unit sepeda motor yang diduga terlibat balapan liar. Seluruh pengendara diberikan edukasi mengenai bahaya aksi tersebut, termasuk risiko kecelakaan fatal, gangguan keamanan, serta keselamatan pengguna jalan lainnya. 

    Selain pembinaan, petugas juga memberikan tindakan tegas berupa tilang dan hukuman menyeret motor dari Jalan Timbau hingga ke Satlantas Kukar. 

    “Kemarin kita suruh seret motor jalan kaki dari Timbau,” ujar Fandoli. 

    Fandoli menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran polri dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

    “Balapan liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam nyawa. Kami bertindak tegas karena banyak aduan masuk dari masyarakat yang merasa terganggu dan terancam keselamatannya. Edukasi tetap kami kedepankan, tapi penindakan tegas tetap dilakukan agar memberikan efek jera,” tegasnya.

    Diketahui, sejumlah warga mengaku selama ini sangat terganggu dengan suara bising motor, kerumunan remaja, hingga aksi ugal-ugalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Puluhan Remaja Tenggarong Terjaring Razia Balap Liar, Diberi Hukuman Seret Motor Keliling Timbau

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    02 Desember 2025 pukul 13:28 WITA

    Satlantas Polres Kukar amankan remaha yang terlibat balap liar di Tenggarong. (Foto: Satlantas Kukar)

    Tenggarong - Puluhan remaja di Kecamatan Tenggarong berhasil diamankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) akibat aksi balap liar yang sering dilakukan pada malam hari.

    Satlantas juga telah mengingatkan terkait hukuman yang akan diberikan, yakni berupa penilangan terhadap kendaraan.

    “Peraturan sudah kami tegakkan, jadi jangan heran kalau kami mengambil tindakan,” kata AKP Ahmad Fandoli, Selasa (2/12/2025).

    Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan kegiatan dimulai pukul 23.00 WITA. pihaknya menurunkan sekitar 40 personel Satlantas. Operasi dilanjutkan dengan penyisiran dua lokasi yang sering dijadikan arena balapan liar, yakni Jalan Pesut, Kelurahan Timbau dan Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang.

    Dalam kegiatan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 32 remaja dan 26 unit sepeda motor yang diduga terlibat balapan liar. Seluruh pengendara diberikan edukasi mengenai bahaya aksi tersebut, termasuk risiko kecelakaan fatal, gangguan keamanan, serta keselamatan pengguna jalan lainnya. 

    Selain pembinaan, petugas juga memberikan tindakan tegas berupa tilang dan hukuman menyeret motor dari Jalan Timbau hingga ke Satlantas Kukar. 

    “Kemarin kita suruh seret motor jalan kaki dari Timbau,” ujar Fandoli. 

    Fandoli menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran polri dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

    “Balapan liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam nyawa. Kami bertindak tegas karena banyak aduan masuk dari masyarakat yang merasa terganggu dan terancam keselamatannya. Edukasi tetap kami kedepankan, tapi penindakan tegas tetap dilakukan agar memberikan efek jera,” tegasnya.

    Diketahui, sejumlah warga mengaku selama ini sangat terganggu dengan suara bising motor, kerumunan remaja, hingga aksi ugal-ugalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

    (Sf/Lo)