Cari disini...
Seputar Kaltim
Puluhan masyarakat Bontang mengantre Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Warung Tekan Inflasi yang bertempat di Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Puluhan masyarakat Bontang memadati halaman Kantor Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang, Kamis (12/12/2024). Mereka rela mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dan barang penting murah, di Warung Tekan Inflasi (Wartek-In) On the Spot yang diselenggaran oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPMM).
Sebagai informasi Wartek-In On the spot mirip dengan gerakan pangan murah yang ada dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertaninan (DKP3) Kota Bontang. Hanya saja pada kegiatan ini tidak hanya menjual pangan murah tetapi juga barang penting seperti gas LPG 3 Kilogram yang banyak dicari masyarakat, khususnya jelang perayaan hari besar.
Checker Pertamin, Rochim mengatakan, pada kegiatan tersebut pihaknya menyediakan stok sebanyak 169 tabung LPG. Setiap tabungnya dijual dengan harga Rp21 ribu. “Setiap kegiatan Wartek-In kita biasanya sediakan 100 hingga 200 tabung (LPG),” ungkapnya saat diwawancarai wartawan Seputrafakta.com, Kamis (12/12/2024) pagi.
Masing-masing masyarakat dibatasi perorang hanya boleh membeli satu tabung, dan pelaku usaha dua tabung. Dengan persyaratan wajib menyerahkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga.
Sementara itu, Kepala Bidang DKUMPP Bontang, Sunita Sinaga mengatakan, program Pasar Murah tersebut merupakan salah satu upaya untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, di tengah meningkatnya harga-harga menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
“Melalui program Wartek-In ini, masyarakat jadi bisa membeli bahan pokok yang lebih murah, perbedaannya dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribu dibandingkan harga normal diluaran” kata dia.
Pendistribusian barang penting seperi tabung Gas Melon diharapkan dapat mencegah terjadinya kelangkaan, menjelang hari besar Nataru 2025. “Biasanya jelas hari besar Gas Melon ini kan langka. Semoga melalui program ini kebutuhan masyarakat tercukupi,” kata dia.
Salah satu pembeli, Ritna mengaku sangan senang bisa membeli tabung dengan harga Rp21 ribu. Sebagai ibu rumah tangga dirinya merasa sangat terbantu dengan harga dengan adanya program pasar murah.
“Biasanya beli diluar ada yang harga Rp30 ribu sampai Rp35 ribu,” ujar Ritna.
Dirinya mengaku, selalu datang setiap kali mendapatkan informasi terkait adanya pasar murah. Ia pun berharap program pasar murah dapat terus berlanjut kedepan, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan harga barang pokok yang lebih terjangkau.
“Kalau dapat kabar ada pasar murah seperi ini pasti datang, karena lumayan perbedaan harganya buat mengurangi beban pengeluaran sehari-hari,” pungkasnya.
Sebagai informasi, berikut harga bahan pokok dan barang oenting yang dijual di Wartek-In On The Spot, yang berlangsung di Kelurahan Gunung Elai.
1. Minyak Goreng 2 Liter: Rp37.000,-
2. Beras SPHP: Rp61.000,-
3. Tepung Kompas: Rp11.000,-
4. Bawang Merah dan Bawang Putih: Rp37.000/Kilogram
5. Tepung Beras: Rp7.500/500 gram
6. Tepung Ketan: Rp10.500/500 gram
7. Tepung Kanji: Rp6.000/500 gram
8. Gula Pasir: Rp17.500/Kilogram
9. LPG 3 Kilogram: Rp21.000,-
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Puluhan masyarakat Bontang mengantre Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Warung Tekan Inflasi yang bertempat di Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Puluhan masyarakat Bontang memadati halaman Kantor Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang, Kamis (12/12/2024). Mereka rela mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dan barang penting murah, di Warung Tekan Inflasi (Wartek-In) On the Spot yang diselenggaran oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPMM).
Sebagai informasi Wartek-In On the spot mirip dengan gerakan pangan murah yang ada dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertaninan (DKP3) Kota Bontang. Hanya saja pada kegiatan ini tidak hanya menjual pangan murah tetapi juga barang penting seperti gas LPG 3 Kilogram yang banyak dicari masyarakat, khususnya jelang perayaan hari besar.
Checker Pertamin, Rochim mengatakan, pada kegiatan tersebut pihaknya menyediakan stok sebanyak 169 tabung LPG. Setiap tabungnya dijual dengan harga Rp21 ribu. “Setiap kegiatan Wartek-In kita biasanya sediakan 100 hingga 200 tabung (LPG),” ungkapnya saat diwawancarai wartawan Seputrafakta.com, Kamis (12/12/2024) pagi.
Masing-masing masyarakat dibatasi perorang hanya boleh membeli satu tabung, dan pelaku usaha dua tabung. Dengan persyaratan wajib menyerahkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga.
Sementara itu, Kepala Bidang DKUMPP Bontang, Sunita Sinaga mengatakan, program Pasar Murah tersebut merupakan salah satu upaya untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, di tengah meningkatnya harga-harga menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
“Melalui program Wartek-In ini, masyarakat jadi bisa membeli bahan pokok yang lebih murah, perbedaannya dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribu dibandingkan harga normal diluaran” kata dia.
Pendistribusian barang penting seperi tabung Gas Melon diharapkan dapat mencegah terjadinya kelangkaan, menjelang hari besar Nataru 2025. “Biasanya jelas hari besar Gas Melon ini kan langka. Semoga melalui program ini kebutuhan masyarakat tercukupi,” kata dia.
Salah satu pembeli, Ritna mengaku sangan senang bisa membeli tabung dengan harga Rp21 ribu. Sebagai ibu rumah tangga dirinya merasa sangat terbantu dengan harga dengan adanya program pasar murah.
“Biasanya beli diluar ada yang harga Rp30 ribu sampai Rp35 ribu,” ujar Ritna.
Dirinya mengaku, selalu datang setiap kali mendapatkan informasi terkait adanya pasar murah. Ia pun berharap program pasar murah dapat terus berlanjut kedepan, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan harga barang pokok yang lebih terjangkau.
“Kalau dapat kabar ada pasar murah seperi ini pasti datang, karena lumayan perbedaan harganya buat mengurangi beban pengeluaran sehari-hari,” pungkasnya.
Sebagai informasi, berikut harga bahan pokok dan barang oenting yang dijual di Wartek-In On The Spot, yang berlangsung di Kelurahan Gunung Elai.
1. Minyak Goreng 2 Liter: Rp37.000,-
2. Beras SPHP: Rp61.000,-
3. Tepung Kompas: Rp11.000,-
4. Bawang Merah dan Bawang Putih: Rp37.000/Kilogram
5. Tepung Beras: Rp7.500/500 gram
6. Tepung Ketan: Rp10.500/500 gram
7. Tepung Kanji: Rp6.000/500 gram
8. Gula Pasir: Rp17.500/Kilogram
9. LPG 3 Kilogram: Rp21.000,-
(Sf/Mr)