Cari disini...
Seputarfakta.com - Cindy -
Seputar Kaltim
Kabid Pariwisata dan Ekraf Disbudpar PPU, Yudhistira Arlianta. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melirik serius potensi Pulau Gusung sebagai destinasi wisata bahari baru yang dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata hingga pendapatan asli daerah (PAD).
Pulau yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, PPU, belakangan mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Tren kunjungan wisata yang terus meningkat itu pun membuat Pemkab PPU mulai menggodok rencana pengembangan fasilitas penunjang wisata di Pulau Gusung.
Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Yudhistira Arlianta mengatakan, pengembangan Pulau Gusung menjadi salah satu perhatian kepala daerah dalam mendorong sektor pariwisata di PPU.
"Ada challenge dari Pak Bupati, ingin dibangun cottage wisata bahari yang memudahkan wisatawan ke Pulau Gusung," ujar Yudhistira, Senin (11/5/2026).
Menurut dia, kawasan Pulau Gusung secara zona memang lebih dekat dengan wilayah Penajam sehingga dinilai memiliki potensi besar untuk dikelola sebagai destinasi wisata daerah.
Rencana pengembangan yang mulai dibahas di antaranya pembangunan cottage wisata bahari hingga dermaga penunjang akses wisatawan menuju Pulau Gusung, dengan tetap memperhatikan area inti konservasi terumbu karang.
"Pemda punya keinginan membangun dermaga dan cottage di jalur terluar Pulau Gusung, di luar zona konservasi. Jadi aksesnya dimulai dari Penajam," katanya.
Yudhistira menyebut, pngembangan wisata bahari itu masih dalam tahap awal kajian, termasuk terkait kebutuhan anggaran dan skema pembiayaan yang akan digunakan pemerintah daerah.
Opsi kerja sama dengan investor juga mulai dipertimbangkan mengingat pengembangan kawasan wisata bahari membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
"Kebutuhan anggaran hingga skema kerja sama dengan investor masih dalam tahap kajian," ujarnya.
Belakangan, aktivitas wisata menuju Pulau Gusung memang terus berkembang. Banyak penyedia jasa perjalanan wisata, baik lokal maupun luar daerah, mulai membuka open trip menuju kawasan tersebut.
Terdapat tiga titik gusung yang dapat dikunjungi wisatawan, yang dikenal masyarakat lokal sebagai Gusung Tanga, Gusung Karang, dan Gusung Maniang.
Selain menikmati gugusan pasir putih di tengah laut, wisatawan juga dapat melakukan berbagai aktivitas wisata bawah air seperti snorkeling hingga diving untuk melihat keindahan terumbu karang dan biota laut Pulau Gusung.
Potensi itulah yang dinilai membuat posisi Pulau Gusung semakin kuat sebagai calon destinasi wisata bahari unggulan di PPU.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Cindy -
Seputar Kaltim

Kabid Pariwisata dan Ekraf Disbudpar PPU, Yudhistira Arlianta. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melirik serius potensi Pulau Gusung sebagai destinasi wisata bahari baru yang dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata hingga pendapatan asli daerah (PAD).
Pulau yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, PPU, belakangan mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Tren kunjungan wisata yang terus meningkat itu pun membuat Pemkab PPU mulai menggodok rencana pengembangan fasilitas penunjang wisata di Pulau Gusung.
Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Yudhistira Arlianta mengatakan, pengembangan Pulau Gusung menjadi salah satu perhatian kepala daerah dalam mendorong sektor pariwisata di PPU.
"Ada challenge dari Pak Bupati, ingin dibangun cottage wisata bahari yang memudahkan wisatawan ke Pulau Gusung," ujar Yudhistira, Senin (11/5/2026).
Menurut dia, kawasan Pulau Gusung secara zona memang lebih dekat dengan wilayah Penajam sehingga dinilai memiliki potensi besar untuk dikelola sebagai destinasi wisata daerah.
Rencana pengembangan yang mulai dibahas di antaranya pembangunan cottage wisata bahari hingga dermaga penunjang akses wisatawan menuju Pulau Gusung, dengan tetap memperhatikan area inti konservasi terumbu karang.
"Pemda punya keinginan membangun dermaga dan cottage di jalur terluar Pulau Gusung, di luar zona konservasi. Jadi aksesnya dimulai dari Penajam," katanya.
Yudhistira menyebut, pngembangan wisata bahari itu masih dalam tahap awal kajian, termasuk terkait kebutuhan anggaran dan skema pembiayaan yang akan digunakan pemerintah daerah.
Opsi kerja sama dengan investor juga mulai dipertimbangkan mengingat pengembangan kawasan wisata bahari membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
"Kebutuhan anggaran hingga skema kerja sama dengan investor masih dalam tahap kajian," ujarnya.
Belakangan, aktivitas wisata menuju Pulau Gusung memang terus berkembang. Banyak penyedia jasa perjalanan wisata, baik lokal maupun luar daerah, mulai membuka open trip menuju kawasan tersebut.
Terdapat tiga titik gusung yang dapat dikunjungi wisatawan, yang dikenal masyarakat lokal sebagai Gusung Tanga, Gusung Karang, dan Gusung Maniang.
Selain menikmati gugusan pasir putih di tengah laut, wisatawan juga dapat melakukan berbagai aktivitas wisata bawah air seperti snorkeling hingga diving untuk melihat keindahan terumbu karang dan biota laut Pulau Gusung.
Potensi itulah yang dinilai membuat posisi Pulau Gusung semakin kuat sebagai calon destinasi wisata bahari unggulan di PPU.
(Sf/Rs)