Cari disini...
Seputar Kaltim
Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudi Saharudin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus mempercepat perbaikan jaringan dan menambah pasokan air bersih demi meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama PTMB, Yudi Saharudin menyatakan, bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan sistem perpipaan, memperkuat instalasi pengolahan air, serta menambah sumber air baku baru.
“Pipa yang bocor sedang kami perbaiki, booster sudah mulai berfungsi, dan instalasi pengolahan air ditingkatkan agar bisa maksimal. Kalau masih ada gangguan di beberapa wilayah, itu karena kami tengah melakukan perbaikan jaringan,” ucap Yudi kepada awak media, Rabu (27/8/2025).
Saat ini, PTMB memproduksi sekitar 1.450 liter air bersih per detik. Berdasarkan standar nasional, kapasitas ini seharusnya hanya melayani sekitar 116 ribu pelanggan. Namun jumlah pelanggan aktif PTMB sudah melebihi angka tersebut, yakni mencapai lebih dari 117 ribu pelanggan.
“Artinya, pasokan air yang ada belum cukup untuk menjangkau semua wilayah secara merata,” jelasnya.
Sebagai solusi jangka menengah, PTMB telah mendapatkan persetujuan penambahan izin pengambilan air (SIPA) dari wilayah Manggar. Nantinya, air dari Manggar akan dialirkan ke kawasan Baru Ulu dengan kapasitas awal 50 liter per detik.
“Kalau ini selesai, masalah air di Kampung Baru bisa teratasi,” terangnya.
PTMB menargetkan kajian dan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek ini rampung tahun ini, agar pembangunan fisiknya bisa dimulai awal 2026. Tak hanya itu, pembangunan fisik Embung Aji Raden juga ditargetkan mulai dikerjakan tahun depan, yang nantinya akan menambah debit air sebesar 200 liter per detik pada 2027.
Yudi juga menyebutkan bahwa pasokan air dari Sepaku Semoi menjadi harapan jangka panjang. Bila kerja sama ini berjalan lancar, tahap pertama suplai air sebanyak 400 liter per detik dapat terealisasi pada 2028.
“Pasokan dari Sepaku Semoi nanti bisa menambah kapasitas layanan untuk 30 ribu pelanggan baru,” paparnya.
Dengan berbagai program yang sedang dan akan berjalan, Yudi optimistis kebutuhan air bersih warga Balikpapan bisa terpenuhi dalam lima tahun ke depan.
“Layanan saat ini sudah mulai membaik. Gangguan yang terjadi bukan karena kurangnya air, tetapi karena kami masih terus benahi infrastruktur,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudi Saharudin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus mempercepat perbaikan jaringan dan menambah pasokan air bersih demi meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama PTMB, Yudi Saharudin menyatakan, bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan sistem perpipaan, memperkuat instalasi pengolahan air, serta menambah sumber air baku baru.
“Pipa yang bocor sedang kami perbaiki, booster sudah mulai berfungsi, dan instalasi pengolahan air ditingkatkan agar bisa maksimal. Kalau masih ada gangguan di beberapa wilayah, itu karena kami tengah melakukan perbaikan jaringan,” ucap Yudi kepada awak media, Rabu (27/8/2025).
Saat ini, PTMB memproduksi sekitar 1.450 liter air bersih per detik. Berdasarkan standar nasional, kapasitas ini seharusnya hanya melayani sekitar 116 ribu pelanggan. Namun jumlah pelanggan aktif PTMB sudah melebihi angka tersebut, yakni mencapai lebih dari 117 ribu pelanggan.
“Artinya, pasokan air yang ada belum cukup untuk menjangkau semua wilayah secara merata,” jelasnya.
Sebagai solusi jangka menengah, PTMB telah mendapatkan persetujuan penambahan izin pengambilan air (SIPA) dari wilayah Manggar. Nantinya, air dari Manggar akan dialirkan ke kawasan Baru Ulu dengan kapasitas awal 50 liter per detik.
“Kalau ini selesai, masalah air di Kampung Baru bisa teratasi,” terangnya.
PTMB menargetkan kajian dan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek ini rampung tahun ini, agar pembangunan fisiknya bisa dimulai awal 2026. Tak hanya itu, pembangunan fisik Embung Aji Raden juga ditargetkan mulai dikerjakan tahun depan, yang nantinya akan menambah debit air sebesar 200 liter per detik pada 2027.
Yudi juga menyebutkan bahwa pasokan air dari Sepaku Semoi menjadi harapan jangka panjang. Bila kerja sama ini berjalan lancar, tahap pertama suplai air sebanyak 400 liter per detik dapat terealisasi pada 2028.
“Pasokan dari Sepaku Semoi nanti bisa menambah kapasitas layanan untuk 30 ribu pelanggan baru,” paparnya.
Dengan berbagai program yang sedang dan akan berjalan, Yudi optimistis kebutuhan air bersih warga Balikpapan bisa terpenuhi dalam lima tahun ke depan.
“Layanan saat ini sudah mulai membaik. Gangguan yang terjadi bukan karena kurangnya air, tetapi karena kami masih terus benahi infrastruktur,” tutupnya.
(Sf/Rs)