Cari disini...
Seputar Kaltim
Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menegaskan komitmennya meningkatkan layanan air bersih, dengan memperluas sumber produksi melalui pembangunan dan pengaktifan sumur-sumur baru di sejumlah titik.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menyebut langkah ini sebagai strategi paling penting untuk memperbaiki ketersediaan dan kelancaran distribusi air bagi warga.
“Sejumlah sumur baru telah mulai beroperasi, di antaranya di Kampung Damai, Telaga Sari, Bukit Cinta, dan Gunung Tembak,” ucap Yudhi kepada awak media, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, hadirnya sumber air baru ini menjadi penopang utama peningkatan suplai. Ia menambahkan, pembangunan sumur bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari rencana investasi jangka panjang perusahaan.
“Beberapa sumur tambahan sudah aktif dan mulai berkontribusi. Dengan adanya sumber baru, kualitas dan kontinuitas aliran diharapkan semakin stabil,” tambahnya.
Diterangkan, pada 2026, PTMB menargetkan peningkatan kapasitas produksi hingga 50 liter per detik, terutama dari pembangunan sumur baru di kawasan Manggar.
Target tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan layanan di wilayah Balikpapan Utara yang selama ini mengalami kekurangan pasokan air.
“Wilayah utara menjadi prioritas kami. Jika sumur dan peningkatan kapasitas pipa sudah berjalan, kami optimistis bisa membuka pemasangan pelanggan baru di daerah itu,” tegas Yudhi.
Selain menambah sumur, PTMB juga memperkuat jaringan distribusi dengan pemasangan booster guna menjaga tekanan air. Namun, Yudhi menekankan bahwa sumber air baku tetap menjadi faktor paling menentukan.
“Booster hanya pendukung. Kunci utamanya tetap pada ketersediaan sumber air, karena itu pembangunan sumur terus kami percepat,” terangnya.
Dirinya memastikan seluruh upaya ini dilakukan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan.
“Insyaallah, layanan akan semakin baik. Penambahan sumur adalah fondasi utama untuk mencapainya,” tutupnya.
Dengan fokus intensif pada pembangunan sumur baru, PTMB optimistis suplai air bersih di Balikpapan ke depan semakin stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menegaskan komitmennya meningkatkan layanan air bersih, dengan memperluas sumber produksi melalui pembangunan dan pengaktifan sumur-sumur baru di sejumlah titik.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menyebut langkah ini sebagai strategi paling penting untuk memperbaiki ketersediaan dan kelancaran distribusi air bagi warga.
“Sejumlah sumur baru telah mulai beroperasi, di antaranya di Kampung Damai, Telaga Sari, Bukit Cinta, dan Gunung Tembak,” ucap Yudhi kepada awak media, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, hadirnya sumber air baru ini menjadi penopang utama peningkatan suplai. Ia menambahkan, pembangunan sumur bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari rencana investasi jangka panjang perusahaan.
“Beberapa sumur tambahan sudah aktif dan mulai berkontribusi. Dengan adanya sumber baru, kualitas dan kontinuitas aliran diharapkan semakin stabil,” tambahnya.
Diterangkan, pada 2026, PTMB menargetkan peningkatan kapasitas produksi hingga 50 liter per detik, terutama dari pembangunan sumur baru di kawasan Manggar.
Target tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan layanan di wilayah Balikpapan Utara yang selama ini mengalami kekurangan pasokan air.
“Wilayah utara menjadi prioritas kami. Jika sumur dan peningkatan kapasitas pipa sudah berjalan, kami optimistis bisa membuka pemasangan pelanggan baru di daerah itu,” tegas Yudhi.
Selain menambah sumur, PTMB juga memperkuat jaringan distribusi dengan pemasangan booster guna menjaga tekanan air. Namun, Yudhi menekankan bahwa sumber air baku tetap menjadi faktor paling menentukan.
“Booster hanya pendukung. Kunci utamanya tetap pada ketersediaan sumber air, karena itu pembangunan sumur terus kami percepat,” terangnya.
Dirinya memastikan seluruh upaya ini dilakukan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan.
“Insyaallah, layanan akan semakin baik. Penambahan sumur adalah fondasi utama untuk mencapainya,” tutupnya.
Dengan fokus intensif pada pembangunan sumur baru, PTMB optimistis suplai air bersih di Balikpapan ke depan semakin stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
(Sf/Rs)