Cari disini...
Seputar Kaltim
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) saat berkoordinasi bersama PT. Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan Komisi II DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - PDAM Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus berupaya meningkatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Salah satu langkah yang diambil adalah menjajaki kerja sama dengan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) yang selama ini mengelola sumber air baku melalui empat sumur bor.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin mengatakan siap memanfaatkan sumber air dari KKT untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah Balikpapan Utara yang kini belum sepenuhnya terlayani.
“Jika kerja sama ini terlaksana, PTMB akan segera mendistribusikan air bersih ke masyarakat setelah instalasi pipa selesai,” ucap Yudhi, sapaan, Selasa (21/1/2025).
Pihaknya sudah memiliki dukungan peraturan yang memungkinkan untuk memanfaatkan sumber air dari KKT dan dengan tambahan pasokan air ini, PTMB akan meningkatkan layanan air bersih ke seluruh wilayah Balikpapan.
“Kami optimistis target ini dapat terealisasi pada tahun 2025,” jelasnya.
Dikatakan, PT KKT mengelola empat sumur bor dengan kapasitas produksi air baku mencapai 10 liter per detik dan memiliki fasilitas Water Treatment Plant (WTP) dengan reservoir yang masing-masing bisa menampung hingga 1.000 ton air bersih.
“Selama ini, air yang diproduksi KKT disalurkan untuk kebutuhan kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Kariangau,” imbuhnya.
Sekretaris Perusahaan PT KKT, Tani Wijaya mengatakan diskusi lebih lanjut akan dilakukan terkait kerja sama dengan PTMB, termasuk dengan DPRD Balikpapan yang akan melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kelayakan rencana ini.
Menurut Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, kerja sama ini sangat penting untuk mengatasi masalah pasokan air bersih yang sudah lama menjadi isu di Kota Balikpapan.
“Kami berharap dengan kolaborasi ini, masalah kekurangan pasokan air bersih bisa segera teratasi,” terangnya.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk Balikpapan yang semakin pesat.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) saat berkoordinasi bersama PT. Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan Komisi II DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - PDAM Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus berupaya meningkatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Salah satu langkah yang diambil adalah menjajaki kerja sama dengan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) yang selama ini mengelola sumber air baku melalui empat sumur bor.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin mengatakan siap memanfaatkan sumber air dari KKT untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah Balikpapan Utara yang kini belum sepenuhnya terlayani.
“Jika kerja sama ini terlaksana, PTMB akan segera mendistribusikan air bersih ke masyarakat setelah instalasi pipa selesai,” ucap Yudhi, sapaan, Selasa (21/1/2025).
Pihaknya sudah memiliki dukungan peraturan yang memungkinkan untuk memanfaatkan sumber air dari KKT dan dengan tambahan pasokan air ini, PTMB akan meningkatkan layanan air bersih ke seluruh wilayah Balikpapan.
“Kami optimistis target ini dapat terealisasi pada tahun 2025,” jelasnya.
Dikatakan, PT KKT mengelola empat sumur bor dengan kapasitas produksi air baku mencapai 10 liter per detik dan memiliki fasilitas Water Treatment Plant (WTP) dengan reservoir yang masing-masing bisa menampung hingga 1.000 ton air bersih.
“Selama ini, air yang diproduksi KKT disalurkan untuk kebutuhan kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Kariangau,” imbuhnya.
Sekretaris Perusahaan PT KKT, Tani Wijaya mengatakan diskusi lebih lanjut akan dilakukan terkait kerja sama dengan PTMB, termasuk dengan DPRD Balikpapan yang akan melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kelayakan rencana ini.
Menurut Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, kerja sama ini sangat penting untuk mengatasi masalah pasokan air bersih yang sudah lama menjadi isu di Kota Balikpapan.
“Kami berharap dengan kolaborasi ini, masalah kekurangan pasokan air bersih bisa segera teratasi,” terangnya.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk Balikpapan yang semakin pesat.
(Sf/By)