Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Kepala PUPRK Bontang Eddy Prabowo saat memantau titik banjir. (Foto: Tangkap Layar)
Bontang - Pembangunan tanggul sebagai upaya penanggulangan banjir di Bontang Permai telah mencapai 70 persen dan ditarget rampung akhir 2025.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memantau titik banjir di kawasan Bontang Permai, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (16/9/2025). Neni didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Eddy Prabowo.
“Kita harap bisa segera selesai, saat ini progresnya sudah 70 persen,” ujar Neni dalam video yang diunggah akun media sosial @bontangterkini.
Ia menjelaskan proyek senilai Rp22,6 miliar itu akan didesain lebih tinggi mengikuti kontur tanah yang cekung atau rendah dengan gambaran seperti mangkok. Selain itu juga akan dibuatkan pintu air.
“Kita menyesuaikan hasil kajian di mana kontur tanah di sini gambarannya seperti mangkok, jadi tanggulnya harus tinggi,” kata Neni.
Sementara Eddy Prabowo menjelaskan kini pengerjaan turap dan tanggul penanggulangan banjir di sejumlah titik Bontang hingga 2025 telah mencapai 75 persen.
“Pada tahun ini kira-kira sudah 75 persen,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Kepala PUPRK Bontang Eddy Prabowo saat memantau titik banjir. (Foto: Tangkap Layar)
Bontang - Pembangunan tanggul sebagai upaya penanggulangan banjir di Bontang Permai telah mencapai 70 persen dan ditarget rampung akhir 2025.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memantau titik banjir di kawasan Bontang Permai, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (16/9/2025). Neni didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Eddy Prabowo.
“Kita harap bisa segera selesai, saat ini progresnya sudah 70 persen,” ujar Neni dalam video yang diunggah akun media sosial @bontangterkini.
Ia menjelaskan proyek senilai Rp22,6 miliar itu akan didesain lebih tinggi mengikuti kontur tanah yang cekung atau rendah dengan gambaran seperti mangkok. Selain itu juga akan dibuatkan pintu air.
“Kita menyesuaikan hasil kajian di mana kontur tanah di sini gambarannya seperti mangkok, jadi tanggulnya harus tinggi,” kata Neni.
Sementara Eddy Prabowo menjelaskan kini pengerjaan turap dan tanggul penanggulangan banjir di sejumlah titik Bontang hingga 2025 telah mencapai 75 persen.
“Pada tahun ini kira-kira sudah 75 persen,” tandasnya.
(Sf/Lo)