Proyek Rp4,3 Miliar Tuntas di atas Kertas, RTH Taman Cendana Belum Bisa Dinikmati Warga 

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    08 Januari 2026 02:19 WIB

    Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cendana. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Proyek Revitalisasi Bangunan Pelengkap Jalan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cendana, Jalan Cendana, kompleks rumah jabatan Bupati Berau sudah rampung secara administrasi. 

    Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum dapat digunakan oleh masyarakat. Proyek senilai Rp4,3 miliar yang bersumber dari APBD itu seharusnya selesai pada 22 Desember 2025 setelah 90 hari pengerjaan. 

    Kondisi di lapangan dinilai tidak sepenuhnya sesuai harapan dan belum berfungsi optimal. Pekerjaan ini menjadi sorotan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. 

    Menanggapi ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan menegaskan proyek secara administrasi sudah selesai 100 persen dan kini memasuki tahap pemeliharaan.

    "Memang ada sedikit yang kami perbaiki karena dari hasil evaluasi ditemukan beberapa bagian yang perlu dibongkar dan dikerjakan ulang," kata Fendra.

    Perbaikan yang dilakukan bersifat lokal dengan luasan sekitar 3x3 meter dan ditarget rampung dalam waktu dekat. DPUPR juga berencana membersihkan area proyek agar lebih rapi.

    "Perbaikannya hanya di titik-titik tertentu. Sekalian nanti kami lakukan pembersihan supaya kawasan ini terlihat lebih baik," tambahnya.

    Pemeliharaan lampu dan fasilitas pendukung di kawasan tetap menjadi tanggung jawab DPUPR. Sehingga revitalisasi tersebut juga merupakan bagian kecil dari master plan penataan kawasan yang lebih luas dan kelak akan membuat Jalan Cendana menyerupai alun-alun kota.

    "Ke depan pengembangannya akan menyambung ke titik-titik lain, sehingga kawasan ini menjadi ruang publik yang lebih representatif," jelasnya.

    Meski administrasi proyek selesai, pengembangan lanjutan masih menunggu ketersediaan anggaran daerah. 

    "Realisasi fisik pekerjaan kita sepanjang 2025 hampir 98 persen dan realisasi keuangan sekitar 96,32 persen. DPUPR termasuk yang tertinggi," pungkasnya.

    Soal pengawasan dan evaluasi tetap dilakukan agar proyek memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, walaupun kini warga belum dapat menikmati fasilitas RTH Taman Cendana secara penuh.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Proyek Rp4,3 Miliar Tuntas di atas Kertas, RTH Taman Cendana Belum Bisa Dinikmati Warga 

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    08 Januari 2026 02:19 WIB

    Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cendana. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Proyek Revitalisasi Bangunan Pelengkap Jalan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cendana, Jalan Cendana, kompleks rumah jabatan Bupati Berau sudah rampung secara administrasi. 

    Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum dapat digunakan oleh masyarakat. Proyek senilai Rp4,3 miliar yang bersumber dari APBD itu seharusnya selesai pada 22 Desember 2025 setelah 90 hari pengerjaan. 

    Kondisi di lapangan dinilai tidak sepenuhnya sesuai harapan dan belum berfungsi optimal. Pekerjaan ini menjadi sorotan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. 

    Menanggapi ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan menegaskan proyek secara administrasi sudah selesai 100 persen dan kini memasuki tahap pemeliharaan.

    "Memang ada sedikit yang kami perbaiki karena dari hasil evaluasi ditemukan beberapa bagian yang perlu dibongkar dan dikerjakan ulang," kata Fendra.

    Perbaikan yang dilakukan bersifat lokal dengan luasan sekitar 3x3 meter dan ditarget rampung dalam waktu dekat. DPUPR juga berencana membersihkan area proyek agar lebih rapi.

    "Perbaikannya hanya di titik-titik tertentu. Sekalian nanti kami lakukan pembersihan supaya kawasan ini terlihat lebih baik," tambahnya.

    Pemeliharaan lampu dan fasilitas pendukung di kawasan tetap menjadi tanggung jawab DPUPR. Sehingga revitalisasi tersebut juga merupakan bagian kecil dari master plan penataan kawasan yang lebih luas dan kelak akan membuat Jalan Cendana menyerupai alun-alun kota.

    "Ke depan pengembangannya akan menyambung ke titik-titik lain, sehingga kawasan ini menjadi ruang publik yang lebih representatif," jelasnya.

    Meski administrasi proyek selesai, pengembangan lanjutan masih menunggu ketersediaan anggaran daerah. 

    "Realisasi fisik pekerjaan kita sepanjang 2025 hampir 98 persen dan realisasi keuangan sekitar 96,32 persen. DPUPR termasuk yang tertinggi," pungkasnya.

    Soal pengawasan dan evaluasi tetap dilakukan agar proyek memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, walaupun kini warga belum dapat menikmati fasilitas RTH Taman Cendana secara penuh.

    (Sf/Lo)