Seputar Kaltim

    Program RPL Paser Berbuah Hasil, 125 Guru PAUD Paser Resmi Sarjana di UWGM

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    18 September 2026 pukul 16:23 WITA

    Yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) Samarinda. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Pemerintah Kabupaten Paser bersama DPRD berbuah hasil. Sebanyak 125 guru PAUD asal Paser resmi menyandang gelar sarjana usai mengikuti yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda, Jumat (18/9/2026).

    Yudisium tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi bersama Sekretaris DPRD Paser, Muhammad Iskandar Zulkarnain.

    Sekretaris DPRD Paser Muhammad Iskandar Zulkarnain mengatakan, kelulusan ini merupakan buah dari keputusan Badan Anggaran DPRD Paser dua tahun lalu yang mengalokasikan pembiayaan program RPL untuk guru PAUD.

    "Ya kita bersyukur hari ini oleh Badan Anggaran DPRD Paser 2 tahun yang lalu untuk melakukan pembiayaan terhadap program Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi guru-guru PAUD Kabupaten Paser, hari ini sudah tercapai, mereka sudah dilakukan yudisium sebanyak 125 orang," ujar Zulkarnain.

    Menurut Zulkarnain, bertambahnya 125 sarjana baru ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Paser.

    "Kita bersyukur artinya di Kabupaten Paser ada peningkatan sumber daya manusia sebanyak 125 orang dan ini akan berkontribusi terhadap peningkatan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Paser," jelasnya.

    Ia menambahkan, program RPL ini masih terus berlanjut. Saat ini masih ada 111 orang di gelombang kedua yang masih menjalani perkuliahan dan 60 orang di gelombang ketiga yang akan menyusul.

    "Periode berikutnya yang masih kuliah hari ini masih ada menyusul 111 orang, kemudian gelombang ke 3 ada 60 orang," katanya.

    Zulkarnain berharap program ini menjadi langkah strategis, terukur dan terarah antara Pemerintah Daerah bersama DPRD dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Paser.

    "Kita berharap ini betul-betul langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Paser bersama dengan DPRD Kabupaten Paser dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Paser secara terukur dan terarah," tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Program RPL Paser Berbuah Hasil, 125 Guru PAUD Paser Resmi Sarjana di UWGM

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    18 September 2026 pukul 16:23 WITA

    Yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) Samarinda. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Pemerintah Kabupaten Paser bersama DPRD berbuah hasil. Sebanyak 125 guru PAUD asal Paser resmi menyandang gelar sarjana usai mengikuti yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda, Jumat (18/9/2026).

    Yudisium tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi bersama Sekretaris DPRD Paser, Muhammad Iskandar Zulkarnain.

    Sekretaris DPRD Paser Muhammad Iskandar Zulkarnain mengatakan, kelulusan ini merupakan buah dari keputusan Badan Anggaran DPRD Paser dua tahun lalu yang mengalokasikan pembiayaan program RPL untuk guru PAUD.

    "Ya kita bersyukur hari ini oleh Badan Anggaran DPRD Paser 2 tahun yang lalu untuk melakukan pembiayaan terhadap program Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi guru-guru PAUD Kabupaten Paser, hari ini sudah tercapai, mereka sudah dilakukan yudisium sebanyak 125 orang," ujar Zulkarnain.

    Menurut Zulkarnain, bertambahnya 125 sarjana baru ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Paser.

    "Kita bersyukur artinya di Kabupaten Paser ada peningkatan sumber daya manusia sebanyak 125 orang dan ini akan berkontribusi terhadap peningkatan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Paser," jelasnya.

    Ia menambahkan, program RPL ini masih terus berlanjut. Saat ini masih ada 111 orang di gelombang kedua yang masih menjalani perkuliahan dan 60 orang di gelombang ketiga yang akan menyusul.

    "Periode berikutnya yang masih kuliah hari ini masih ada menyusul 111 orang, kemudian gelombang ke 3 ada 60 orang," katanya.

    Zulkarnain berharap program ini menjadi langkah strategis, terukur dan terarah antara Pemerintah Daerah bersama DPRD dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Paser.

    "Kita berharap ini betul-betul langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Paser bersama dengan DPRD Kabupaten Paser dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Paser secara terukur dan terarah," tutupnya.

    (Sf/Lo)