Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret pelajar SDN 013 Penajam yang sempat menerima makanan bergizi gratis sebagai pilot projek pertama di PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan harga satu porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh pelajar, mulai dari PAUD-SMP sebesar Rp12 ribu.
Angka itu mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang dipatok Rp10 ribu per porsi. Kabid PAUD dan Pendidikan non-Formal Disdikpora PPU, Durajat mengatakan kenaikan patokan harga satu porsi MBG ini karena ada biaya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) senilai Rp2 ribu.
“Anggaran untuk satu porsi MBG itu Rp12 ribu. Jadi Rp10 ribu untuk biaya makanan dan Rp2 ribunya untuk bayar PPN karena program ini menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ucap Durajat, Rabu (24/9/2025).
Ia mengatakan pelaksanaan MBG di PPU akan berlangsung pada November-Desember 2025 mendatang, sehingga pemerintah daerah (pemda) berupaya memastikan program itu dapat berjalan sesuai rencana, meski ada penambahan biaya karena dikenakan pajak.
Pemda kini tengah melakukan penyesuaian terkait jumlah anggaran yang akan dialokasikan, termasuk biaya tambahan untuk PPN agar dapat menyasar seluruh penerima manfaat.
Durajat berharap seluruh pelajar mendapat asupan gizi yang seimbang saat berada di sekolah, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
“Jadi program MBG ini tetap kita jalankan meski menggunakan dana daerah karena sangat penting untuk tumbuh kembang anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret pelajar SDN 013 Penajam yang sempat menerima makanan bergizi gratis sebagai pilot projek pertama di PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan harga satu porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh pelajar, mulai dari PAUD-SMP sebesar Rp12 ribu.
Angka itu mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang dipatok Rp10 ribu per porsi. Kabid PAUD dan Pendidikan non-Formal Disdikpora PPU, Durajat mengatakan kenaikan patokan harga satu porsi MBG ini karena ada biaya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) senilai Rp2 ribu.
“Anggaran untuk satu porsi MBG itu Rp12 ribu. Jadi Rp10 ribu untuk biaya makanan dan Rp2 ribunya untuk bayar PPN karena program ini menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ucap Durajat, Rabu (24/9/2025).
Ia mengatakan pelaksanaan MBG di PPU akan berlangsung pada November-Desember 2025 mendatang, sehingga pemerintah daerah (pemda) berupaya memastikan program itu dapat berjalan sesuai rencana, meski ada penambahan biaya karena dikenakan pajak.
Pemda kini tengah melakukan penyesuaian terkait jumlah anggaran yang akan dialokasikan, termasuk biaya tambahan untuk PPN agar dapat menyasar seluruh penerima manfaat.
Durajat berharap seluruh pelajar mendapat asupan gizi yang seimbang saat berada di sekolah, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
“Jadi program MBG ini tetap kita jalankan meski menggunakan dana daerah karena sangat penting untuk tumbuh kembang anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)