Seputar Kaltim

    Program KKI Bakal Prioritaslan Petani dan Nelayan di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 Agustus 2023 pukul 19:28 WITA

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Tajuddin. Foto: (M. Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Bankaltimtara meluncurkan program Kredit Kukar Idaman (KKI). 

    Menurut data yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM, sebanyak 530 pelaku usaha telah diakoodir oleh Pemkab Kukar dengan nilai kredit mencapai Rp 8 miliar. 

    Progam KKI terus dilaksanakan oleh Pemkab Kukar dalam mengatasi persoalan permodalan para pelaku UMKM, terdiri dari berbagai macam UMKM yang telah terlibat, di antaranya olahan, kerajinan, hingga kuliner. 

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Tajuddin mengatakan akan mengevaluasi program KKI tersebut. Sebab, sesuai dengan arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah bahwa program KKI juga harus mengakomodir petani dan nelayan.

    "Ini masih kita diskusikan, soalnya petani 'kan kalau panen baru bayar," ucapnya pada Selasa (1/7/2023). 

    Rencananya besaran program KKI yang akan diberikan kepada petani dan nelayan itu dapat hingga Rp 50 juta.

    Program KKI yang tidak menggunakan jaminan tersebut, masih terkendala oleh peraturan dari bank terkait.

    Sebab pinjaman di atas Rp 5 juta diwajibkan menggunakan ajaminan.  "Karena itu dalam rangka standar bank untuk manajemen risikonya," ungkapnya. 

    Menurutnya, alasan progam KKI terus disosialisasikan Pemkab Kukar kepada petani dan nelayan sebagai langkah untuk memperluas layanan ke masyarakat agar memiliki akses permodalan dalam mengembangkan usahanya.

    "Kami akan terus membahas secara serius sesuai dengan arahan Bupati Edi Damansyah terkait program KKI yang menyasar para petani dan nelayan tersebut," tutupnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Program KKI Bakal Prioritaslan Petani dan Nelayan di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 Agustus 2023 pukul 19:28 WITA

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Tajuddin. Foto: (M. Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Bankaltimtara meluncurkan program Kredit Kukar Idaman (KKI). 

    Menurut data yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM, sebanyak 530 pelaku usaha telah diakoodir oleh Pemkab Kukar dengan nilai kredit mencapai Rp 8 miliar. 

    Progam KKI terus dilaksanakan oleh Pemkab Kukar dalam mengatasi persoalan permodalan para pelaku UMKM, terdiri dari berbagai macam UMKM yang telah terlibat, di antaranya olahan, kerajinan, hingga kuliner. 

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Tajuddin mengatakan akan mengevaluasi program KKI tersebut. Sebab, sesuai dengan arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah bahwa program KKI juga harus mengakomodir petani dan nelayan.

    "Ini masih kita diskusikan, soalnya petani 'kan kalau panen baru bayar," ucapnya pada Selasa (1/7/2023). 

    Rencananya besaran program KKI yang akan diberikan kepada petani dan nelayan itu dapat hingga Rp 50 juta.

    Program KKI yang tidak menggunakan jaminan tersebut, masih terkendala oleh peraturan dari bank terkait.

    Sebab pinjaman di atas Rp 5 juta diwajibkan menggunakan ajaminan.  "Karena itu dalam rangka standar bank untuk manajemen risikonya," ungkapnya. 

    Menurutnya, alasan progam KKI terus disosialisasikan Pemkab Kukar kepada petani dan nelayan sebagai langkah untuk memperluas layanan ke masyarakat agar memiliki akses permodalan dalam mengembangkan usahanya.

    "Kami akan terus membahas secara serius sesuai dengan arahan Bupati Edi Damansyah terkait program KKI yang menyasar para petani dan nelayan tersebut," tutupnya. 

    (Sf/By)