Cari disini...
Seputar Kaltim
Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program Ekspresi Budaya Tradisional Kukar yang digelar setiap malam Minggu.
Kegiatan ini sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menampilkan pertunjukan kesenian asli Kutai dan menggandeng beberapa komunitas seni untuk memaksimalkan kegiatan tersebut.
Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar mengatakan dengan kegiatan tersebut, para pelaku seni dapat menampilkan pertunjukan dalam rangka melestarikan budaya lokal.
“Kami membuka ruang publik bagi para pelaku seni untuk bisa mengekspresikan budaya hasil karyanya,” kata Saidar Senin (14/5/2024).
Ia mengungkapkan terselenggaranya kegiatan tersebut untuk melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan beberapa monumen bersejarah di Kukar, seperti tugu kemerdekaan, meriam dan Museum Mulawarman.
Disdikbud Kukar telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah agar kegiatan dapat memberikan manfaat lebih luas.
“Alhamdulillah kita akan konsisten melaksanakan kegiatan ini setiap malam minggu, para pelaku usaha juga terkena, dagangan mereka laris manis,” sebutnya.
Saidar mengimbau masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam melestarikan budaya lokal dengan menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini kepada anak-anak.
Sebab, dengan perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), akan ada ribuan orang yang datang dengan keberagaman budaya.
“Kita harus siapkan dari sekarang, agar sama-sama mampu mempertahankan budaya asli Kukar agar tetap eksis tidak terkikis,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program Ekspresi Budaya Tradisional Kukar yang digelar setiap malam Minggu.
Kegiatan ini sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menampilkan pertunjukan kesenian asli Kutai dan menggandeng beberapa komunitas seni untuk memaksimalkan kegiatan tersebut.
Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar mengatakan dengan kegiatan tersebut, para pelaku seni dapat menampilkan pertunjukan dalam rangka melestarikan budaya lokal.
“Kami membuka ruang publik bagi para pelaku seni untuk bisa mengekspresikan budaya hasil karyanya,” kata Saidar Senin (14/5/2024).
Ia mengungkapkan terselenggaranya kegiatan tersebut untuk melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan beberapa monumen bersejarah di Kukar, seperti tugu kemerdekaan, meriam dan Museum Mulawarman.
Disdikbud Kukar telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah agar kegiatan dapat memberikan manfaat lebih luas.
“Alhamdulillah kita akan konsisten melaksanakan kegiatan ini setiap malam minggu, para pelaku usaha juga terkena, dagangan mereka laris manis,” sebutnya.
Saidar mengimbau masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam melestarikan budaya lokal dengan menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini kepada anak-anak.
Sebab, dengan perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), akan ada ribuan orang yang datang dengan keberagaman budaya.
“Kita harus siapkan dari sekarang, agar sama-sama mampu mempertahankan budaya asli Kukar agar tetap eksis tidak terkikis,” pungkasnya.
(Sf/By)