Seputar Kaltim

    Produk UMKM Graha Indah Tembus Ritel, Kolaborasi Kelurahan dan CSR Buka Akses Pasar Modern

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    01 Juli 2026 pukul 19:02 WITA

    Kembangkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara hingga ke pasar ritel. (Foto: kelurahan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Produk UMKM binaan Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara kini mulai menembus pasar ritel modern. Sejumlah produk lokal telah dipasarkan di gerai Alfamart di Balikpapan setelah mendapat pendampingan berkelanjutan dari CSR PT Komatsu Remanufacturing Asia.

    Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil nyata dari sinergi antara Kelurahan Graha Indah dan perusahaan setempat yang kembali diperkuat melalui penandatanganan MoU.

    Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman mengatakan, kerja sama tersebut tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi merupakan kelanjutan dari program pembinaan yang berjalan sejak 2024 dan telah menghasilkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

    “Beberapa produk UMKM binaan sudah berhasil masuk ke jaringan Alfamart, khususnya gerai-gerai di Balikpapan. Ini menjadi pencapaian yang membanggakan karena produk lokal kini memiliki akses ke pasar ritel modern,” ucap Arif saat dikonfirmasi awak media, Rabu (1/7/2026).

    Menurut Arif, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pendampingan menyeluruh yang diberikan kepada komunitas UMKM Green Generation, yang kini beranggota sekitar 30 pelaku usaha dari berbagai sektor.

    “Selama proses pembinaan, para pelaku UMKM memperoleh pelatihan peningkatan kualitas produk, bantuan peralatan produksi, pendampingan pengemasan, hingga strategi pemasaran agar mampu memenuhi standar pasar modern,” akunya.

    Tak hanya itu, pihaknya juga berperan sebagai mitra pemasaran dengan membeli produk-produk UMKM untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rapat maupun berbagai kegiatan perusahaan. Produk-produk tersebut juga dipromosikan di lingkungan Astra Group, sehingga memiliki peluang pasar yang lebih luas.

    Arif menjelaskan, pola pembinaan yang diterapkan bersifat berkelanjutan. Setelah satu kelompok UMKM dinilai telah mandiri, perusahaan akan mengalihkan pendampingan kepada kelompok usaha lainnya agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

    “Meskipun ada dukungan CSR dari perusahaan lain, PT Komatsu Remanufacturing Asia menjadi salah satu mitra yang paling konsisten mendampingi UMKM di Graha Indah. Pendampingannya dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas hingga perluasan akses pasar,” katanya.

    Selain membuka akses pemasaran, perusahaan juga membantu penguatan modal usaha melalui pinjaman bergulir tanpa bunga. Skema tersebut memungkinkan pelaku UMKM memperoleh tambahan modal yang dapat dikembalikan secara bertahap selama masa kerja sama.

    Komitmen itu kembali ditegaskan melalui penandatanganan MoU yang berlaku selama 10 bulan. Dalam periode tersebut, pihaknya akan melanjutkan program pendampingan, memperluas akses pemasaran, serta menyediakan fasilitas pembiayaan bagi pelaku UMKM.

    Arif berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat melahirkan lebih banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas pasar dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

    “Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan Kelurahan Graha Indah yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Produk UMKM Graha Indah Tembus Ritel, Kolaborasi Kelurahan dan CSR Buka Akses Pasar Modern

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    01 Juli 2026 pukul 19:02 WITA

    Kembangkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara hingga ke pasar ritel. (Foto: kelurahan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Produk UMKM binaan Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara kini mulai menembus pasar ritel modern. Sejumlah produk lokal telah dipasarkan di gerai Alfamart di Balikpapan setelah mendapat pendampingan berkelanjutan dari CSR PT Komatsu Remanufacturing Asia.

    Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil nyata dari sinergi antara Kelurahan Graha Indah dan perusahaan setempat yang kembali diperkuat melalui penandatanganan MoU.

    Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman mengatakan, kerja sama tersebut tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi merupakan kelanjutan dari program pembinaan yang berjalan sejak 2024 dan telah menghasilkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

    “Beberapa produk UMKM binaan sudah berhasil masuk ke jaringan Alfamart, khususnya gerai-gerai di Balikpapan. Ini menjadi pencapaian yang membanggakan karena produk lokal kini memiliki akses ke pasar ritel modern,” ucap Arif saat dikonfirmasi awak media, Rabu (1/7/2026).

    Menurut Arif, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pendampingan menyeluruh yang diberikan kepada komunitas UMKM Green Generation, yang kini beranggota sekitar 30 pelaku usaha dari berbagai sektor.

    “Selama proses pembinaan, para pelaku UMKM memperoleh pelatihan peningkatan kualitas produk, bantuan peralatan produksi, pendampingan pengemasan, hingga strategi pemasaran agar mampu memenuhi standar pasar modern,” akunya.

    Tak hanya itu, pihaknya juga berperan sebagai mitra pemasaran dengan membeli produk-produk UMKM untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rapat maupun berbagai kegiatan perusahaan. Produk-produk tersebut juga dipromosikan di lingkungan Astra Group, sehingga memiliki peluang pasar yang lebih luas.

    Arif menjelaskan, pola pembinaan yang diterapkan bersifat berkelanjutan. Setelah satu kelompok UMKM dinilai telah mandiri, perusahaan akan mengalihkan pendampingan kepada kelompok usaha lainnya agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

    “Meskipun ada dukungan CSR dari perusahaan lain, PT Komatsu Remanufacturing Asia menjadi salah satu mitra yang paling konsisten mendampingi UMKM di Graha Indah. Pendampingannya dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas hingga perluasan akses pasar,” katanya.

    Selain membuka akses pemasaran, perusahaan juga membantu penguatan modal usaha melalui pinjaman bergulir tanpa bunga. Skema tersebut memungkinkan pelaku UMKM memperoleh tambahan modal yang dapat dikembalikan secara bertahap selama masa kerja sama.

    Komitmen itu kembali ditegaskan melalui penandatanganan MoU yang berlaku selama 10 bulan. Dalam periode tersebut, pihaknya akan melanjutkan program pendampingan, memperluas akses pemasaran, serta menyediakan fasilitas pembiayaan bagi pelaku UMKM.

    Arif berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat melahirkan lebih banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas pasar dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

    “Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan Kelurahan Graha Indah yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)