Seputar Kaltim

    Pria Mabuk Ayunkan Parang ke Saudaranya, Kini dalam Penyelidikan Polisi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 April 2024 pukul 13:12 WITA

    Saat kejadian berlangsung seorang pria membawa Balok untuk mengamankan kejadian. (Istimewa)

    Samarinda - Sebuah insiden yang menggegerkan terjadi di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, pada Sabtu (20/04/2024) sore . Menurut AKP Rachmad Aribowo, Kapolsek Sungai Pinang, peristiwa itu bermula saat seorang pria berinisial A dalam keadaan mabuk mendatangi sebuah mini market berjaringan sambil membawa karung tepung terigu 25 Kg yang menyembunyikan senjata tajam jenis parang.

    Saksi mata di lokasi melaporkan bahwa A terlibat dalam pertengkaran dengan seorang pria yang diduga adiknya. Sekitar pukul 15.00 WITA, suasana di depan minimarket Kelurahan Sungai Pinang Dalam menjadi tegang saat A dan pria tersebut terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam.

    Keadaan semakin memanas ketika seorang pria berinisial U mencoba memanggil A. Tanpa peringatan, A menarik parang dari karungnya dan mengejar U sambil mengayunkan senjata tersebut tanpa kendali. Beruntung, U berhasil menghindar dan tidak terluka.

    "R, yang merupakan kakak kandung U, datang untuk mencoba melerai namun malah dikejar oleh A. Akibatnya, R terjatuh dan mengalami luka lecet di siku dan lutut kanannya," ungkap AKP Rachmad.

    Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan interogasi terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang meliputi balok kayu ulin, karung tepung terigu, dan minuman keras. Meski motif pasti belum terungkap, dugaan awal menunjukkan bahwa A berada di bawah pengaruh alkohol.

    Pihak kepolisian Sungai Pinang saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap insiden ini. AKP Rachmad Aribowo menegaskan bahwa tidak ada korban yang mengalami luka serius atau luka akibat senjata tajam. Kejadian ini menambah daftar insiden yang terjadi di area publik yang menimbulkan kekhawatiran akan keamanan warga.

    "Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang mendorong A melakukan tindakan tersebut. Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan memberikan informasi apabila memiliki pengetahuan tentang kejadian ini," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pria Mabuk Ayunkan Parang ke Saudaranya, Kini dalam Penyelidikan Polisi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    21 April 2024 pukul 13:12 WITA

    Saat kejadian berlangsung seorang pria membawa Balok untuk mengamankan kejadian. (Istimewa)

    Samarinda - Sebuah insiden yang menggegerkan terjadi di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, pada Sabtu (20/04/2024) sore . Menurut AKP Rachmad Aribowo, Kapolsek Sungai Pinang, peristiwa itu bermula saat seorang pria berinisial A dalam keadaan mabuk mendatangi sebuah mini market berjaringan sambil membawa karung tepung terigu 25 Kg yang menyembunyikan senjata tajam jenis parang.

    Saksi mata di lokasi melaporkan bahwa A terlibat dalam pertengkaran dengan seorang pria yang diduga adiknya. Sekitar pukul 15.00 WITA, suasana di depan minimarket Kelurahan Sungai Pinang Dalam menjadi tegang saat A dan pria tersebut terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam.

    Keadaan semakin memanas ketika seorang pria berinisial U mencoba memanggil A. Tanpa peringatan, A menarik parang dari karungnya dan mengejar U sambil mengayunkan senjata tersebut tanpa kendali. Beruntung, U berhasil menghindar dan tidak terluka.

    "R, yang merupakan kakak kandung U, datang untuk mencoba melerai namun malah dikejar oleh A. Akibatnya, R terjatuh dan mengalami luka lecet di siku dan lutut kanannya," ungkap AKP Rachmad.

    Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan interogasi terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang meliputi balok kayu ulin, karung tepung terigu, dan minuman keras. Meski motif pasti belum terungkap, dugaan awal menunjukkan bahwa A berada di bawah pengaruh alkohol.

    Pihak kepolisian Sungai Pinang saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap insiden ini. AKP Rachmad Aribowo menegaskan bahwa tidak ada korban yang mengalami luka serius atau luka akibat senjata tajam. Kejadian ini menambah daftar insiden yang terjadi di area publik yang menimbulkan kekhawatiran akan keamanan warga.

    "Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang mendorong A melakukan tindakan tersebut. Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan memberikan informasi apabila memiliki pengetahuan tentang kejadian ini," tutupnya.

    (Sf/Rs)