Cari disini...
Seputar Kaltim
Hasil Tangkapan Layar Pada Akun Instagram @samarindasiaga112. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sepanjang 2023, Layanan Panggilan Darurat Samarinda Siaga 112, menerima total 6.347 panggilan 'prank', dari total 13.456 panggilan yang diterima layanan ini selama tahun 2023. Hal ini diketahui dari laporan Service Level Agreement tahun 2023 yang dirilis pada Senin (1/1/2024).
Dalam laporan tersebut prank nyaris menguasai setengah dari jumlah total laporan panggilan. Admin SPV Samarinda Siaga 112 Ikhsan menyebut, sedianya panggilan yang masuk ke layanan 112, dikelompokkan dalam 4 jenis panggilan, yakni panggilan Normal, Prank, Information, dan Ghost.
"Prank itu macam-macam. Kalo yang umumnya itu biasanya kartu, yang menanyakan jaringan internet hp yang engga bisa dibuka biasanya. Kaya internetnya kenapa gangguan. Padahal tersambungnya ke panggilan darurat yang khususnya itu menangani kaya bencana, kebakaran, dan lain-lainnya," jelas Ikhsan, kepada Seputar Fakta, Rabu (3/1/2024).
Ikhsan menjelaskan, sebagian besar dari panggilan yang masuk kategori prank, sebenarnya tak hanya berisi panggilan dalam arti untuk bermain-main atau usil. Namun, tetap ada di antaranya yang meminta bantuan, hanya saja di luar kemampuan dari tim 112.
"Pernah ada kejadian, dulu dia prank. Lalu di kemudian hari dia benar-benar perlu bantuan, tapi menghubungi dengan nomor yang pernah dipakai untuk prank.
Kalau prank kami respons dulu dengan baik, jika tidak ada respons atau main-main ya kami akan kasih teguran yang telah kami buat dengan tombol-tombol otomatis," ungkap Ikhsan.
Untuk itu, Ikhsan berharap masyarakat agar dapat menggunakan nomor panggilan darurat sebagaimana mestinya.
Sementara itu, untuk panggilan yang masuk kategori Ghost, kata Ikhsan adalah panggilan masuk tetapi tidak ada tindak lanjut dari pelapor. Angka laporan dari Ghost sendiri cukup banyak yaitu 1.847 pemanggil.
Lalu ambulance menjadi kategori permintaan terbanyak dengan total panggilan sebanyak 1.510 panggilan.
Disusul 4 kategori lainnya yaitu PLN 599, lakalantas 438, Kamtibmas 196, dan ODGJ 195. Kelimanya merupakan Top 5 Kategori Tiket Laporan 2023.
Secara umum, terdapat kenaikan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya. Tahun 2023 terdapat sebanyak 13.456 laporan masuk. Sedangkan pada tahun 2022 hanya terdapat 2.183 laporan. Persentase kenaikan tersebut sebesar 516 persen.
Sepanjang tahun 2023 total panggilan terbanyak terjadi pada bulan Oktober, yakni sebanyak 1.667 panggilan. Kemudian terdapat 4 jenis panggilan
Kenaikan jumlah laporan tersebut menjadi penanda bahwa semakin banyak warga Samarinda yang mengetahui layanan panggilan darurat 112 tersebut. Serta menjadi cerminan dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Ikhsan bilang, akan lebih maksimal lagi dalam mengelola akun media sosialnya dengan tujuan untuk menyosialisasikan lagi ke masyarakat agar tahu fungsi dari nomor panggilan darurat itu apa.
Nomor darurat Samarinda Siaga 112 diluncurkan pada 2019 lalu yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda.Tujuannya ialah untuk menerima laporan seperti permintaan ambulance, gangguan ketertiban masyarakat, kebakaran, tindak kriminal, evakuasi dan kejadian bencana alam.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Hasil Tangkapan Layar Pada Akun Instagram @samarindasiaga112. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sepanjang 2023, Layanan Panggilan Darurat Samarinda Siaga 112, menerima total 6.347 panggilan 'prank', dari total 13.456 panggilan yang diterima layanan ini selama tahun 2023. Hal ini diketahui dari laporan Service Level Agreement tahun 2023 yang dirilis pada Senin (1/1/2024).
Dalam laporan tersebut prank nyaris menguasai setengah dari jumlah total laporan panggilan. Admin SPV Samarinda Siaga 112 Ikhsan menyebut, sedianya panggilan yang masuk ke layanan 112, dikelompokkan dalam 4 jenis panggilan, yakni panggilan Normal, Prank, Information, dan Ghost.
"Prank itu macam-macam. Kalo yang umumnya itu biasanya kartu, yang menanyakan jaringan internet hp yang engga bisa dibuka biasanya. Kaya internetnya kenapa gangguan. Padahal tersambungnya ke panggilan darurat yang khususnya itu menangani kaya bencana, kebakaran, dan lain-lainnya," jelas Ikhsan, kepada Seputar Fakta, Rabu (3/1/2024).
Ikhsan menjelaskan, sebagian besar dari panggilan yang masuk kategori prank, sebenarnya tak hanya berisi panggilan dalam arti untuk bermain-main atau usil. Namun, tetap ada di antaranya yang meminta bantuan, hanya saja di luar kemampuan dari tim 112.
"Pernah ada kejadian, dulu dia prank. Lalu di kemudian hari dia benar-benar perlu bantuan, tapi menghubungi dengan nomor yang pernah dipakai untuk prank.
Kalau prank kami respons dulu dengan baik, jika tidak ada respons atau main-main ya kami akan kasih teguran yang telah kami buat dengan tombol-tombol otomatis," ungkap Ikhsan.
Untuk itu, Ikhsan berharap masyarakat agar dapat menggunakan nomor panggilan darurat sebagaimana mestinya.
Sementara itu, untuk panggilan yang masuk kategori Ghost, kata Ikhsan adalah panggilan masuk tetapi tidak ada tindak lanjut dari pelapor. Angka laporan dari Ghost sendiri cukup banyak yaitu 1.847 pemanggil.
Lalu ambulance menjadi kategori permintaan terbanyak dengan total panggilan sebanyak 1.510 panggilan.
Disusul 4 kategori lainnya yaitu PLN 599, lakalantas 438, Kamtibmas 196, dan ODGJ 195. Kelimanya merupakan Top 5 Kategori Tiket Laporan 2023.
Secara umum, terdapat kenaikan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya. Tahun 2023 terdapat sebanyak 13.456 laporan masuk. Sedangkan pada tahun 2022 hanya terdapat 2.183 laporan. Persentase kenaikan tersebut sebesar 516 persen.
Sepanjang tahun 2023 total panggilan terbanyak terjadi pada bulan Oktober, yakni sebanyak 1.667 panggilan. Kemudian terdapat 4 jenis panggilan
Kenaikan jumlah laporan tersebut menjadi penanda bahwa semakin banyak warga Samarinda yang mengetahui layanan panggilan darurat 112 tersebut. Serta menjadi cerminan dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Ikhsan bilang, akan lebih maksimal lagi dalam mengelola akun media sosialnya dengan tujuan untuk menyosialisasikan lagi ke masyarakat agar tahu fungsi dari nomor panggilan darurat itu apa.
Nomor darurat Samarinda Siaga 112 diluncurkan pada 2019 lalu yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda.Tujuannya ialah untuk menerima laporan seperti permintaan ambulance, gangguan ketertiban masyarakat, kebakaran, tindak kriminal, evakuasi dan kejadian bencana alam.
(Sf/Rs)