Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret peserta didik (Dok: Perpustakaanppu)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menerapkan sistem belajar baru dengan menganjurkan seluruh sekolah memberikan pendidikan karakter pada jam pertama, sebelum memasuki pelajaran inti.
Sistem belajar yang berfokus pada pembentukan dan pengembangan karakter peserta didik ini akan diterapkan dalam waktu dekat.
Bahkan Pemkab PPU baru saja memanggil ratusan kepala sekolah dalam forum diskusi yang berlangsung di Gedung Graha Pemuda untuk memberitahukan terkait penerapan sistem belajar baru tersebut.
“Jadi penerapannya itu dilakukan sebelum mata pelajaran pertama dimulai selama satu jam,” ucap Mudyat, Jumat (12/9/2025).
Ia mengatakan pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah meliputi tata krama terhadap orang tua dan guru, serta kewajiban mengaji bagi peserta didik yang beragama Islam.
Menurutnya, pendidikan karakter sangat penting karena peserta didik merupakan generasi muda yang akan menjadi penopang masa depan daerah dan bangsa.
“Anak-anak itu pondasi dasar dalam menyokong masa depan daerah. Kalau kita mendidik karakter anak, maka saat dewasa agak sulit, sehingga harus dimulai sejak usia dini,” jelasnya.
Mudyat berharap melalui penerapan pendidikan karakter dapat memperkuat mental peserta didik agar mampu menghadapi suatu persoalan, terutama perkembangan media sosial turut menjadi tantangan bagi anak-anak dalam proses tumbuh kembang mereka.
“Mentalnya harus dilatih melalui pendidikan karakter agar kuat menghadapi tantangan ke depan, terutama dengan hadirnya medsos sekarang yang dapat mempengaruhi mental anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret peserta didik (Dok: Perpustakaanppu)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menerapkan sistem belajar baru dengan menganjurkan seluruh sekolah memberikan pendidikan karakter pada jam pertama, sebelum memasuki pelajaran inti.
Sistem belajar yang berfokus pada pembentukan dan pengembangan karakter peserta didik ini akan diterapkan dalam waktu dekat.
Bahkan Pemkab PPU baru saja memanggil ratusan kepala sekolah dalam forum diskusi yang berlangsung di Gedung Graha Pemuda untuk memberitahukan terkait penerapan sistem belajar baru tersebut.
“Jadi penerapannya itu dilakukan sebelum mata pelajaran pertama dimulai selama satu jam,” ucap Mudyat, Jumat (12/9/2025).
Ia mengatakan pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah meliputi tata krama terhadap orang tua dan guru, serta kewajiban mengaji bagi peserta didik yang beragama Islam.
Menurutnya, pendidikan karakter sangat penting karena peserta didik merupakan generasi muda yang akan menjadi penopang masa depan daerah dan bangsa.
“Anak-anak itu pondasi dasar dalam menyokong masa depan daerah. Kalau kita mendidik karakter anak, maka saat dewasa agak sulit, sehingga harus dimulai sejak usia dini,” jelasnya.
Mudyat berharap melalui penerapan pendidikan karakter dapat memperkuat mental peserta didik agar mampu menghadapi suatu persoalan, terutama perkembangan media sosial turut menjadi tantangan bagi anak-anak dalam proses tumbuh kembang mereka.
“Mentalnya harus dilatih melalui pendidikan karakter agar kuat menghadapi tantangan ke depan, terutama dengan hadirnya medsos sekarang yang dapat mempengaruhi mental anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)