Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan usulan pelebaran jalan nasional yang sebelumnya diperjuangkan ke pemerintah pusat mulai ditindaklanjuti. Salah satu ruas yang kini berproses yakni jalur Penajam menuju Kabupaten Paser.
Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan percepatan pelebaran jalan dilakukan setelah pemerintah daerah menyampaikan kondisi riil lalu lintas di wilayah PPU yang dinilai tidak tercermin dari penilaian kondisi jalan secara nasional.
"Alhamdulillah sekarang Penajam sampai Paser lagi proses pelebaran jalan," kata Mudyat belum lama ini.
Menurut dia, sebelumnya pemerintah daerah sempat berdiskusi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Pekerjaan Umum karena ruas jalan di PPU mendapat penilaian sekitar 94 persen dalam kondisi baik.
Pemkab menilai ukuran tersebut belum menggambarkan kebutuhan aktual di lapangan. "Kita berdebat bukan karena jalannya jelek. Yang kita sampaikan itu tingkat kepadatan lalu lintas. PPU rata-rata hanya punya satu jalur yang menjadi akses utama masyarakat," ujarnya.
Mudyat menjelaskan jalan nasional di PPU menjadi jalur penghubung aktivitas antarwilayah dan provinsi, sehingga menanggung arus kendaraan yang tinggi setiap hari.
Kondisi itu membuat kapasitas jalan menjadi persoalan yang tidak bisa hanya diukur dari kualitas permukaan aspal.
Ia menilai pelebaran jalan dibutuhkan untuk meningkatkan kelancaran mobilitas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
"Yang kita dorong bukan sekadar jalan baik, tapi kapasitas jalannya juga harus sesuai dengan volume kendaraan yang melintas," ucap Mudyat.
Pemkab berharap proses pelebaran dapat terus berjalan dan menjangkau ruas lain yang memiliki karakter lalu lintas serupa agar konektivitas wilayah di PPU semakin kuat.
"Harapannya pelebaran ini bisa meningkatkan kelancaran lalu lintas dan menghindari kecelakaan yang lebih fatal," tutup Mudyat.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan usulan pelebaran jalan nasional yang sebelumnya diperjuangkan ke pemerintah pusat mulai ditindaklanjuti. Salah satu ruas yang kini berproses yakni jalur Penajam menuju Kabupaten Paser.
Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan percepatan pelebaran jalan dilakukan setelah pemerintah daerah menyampaikan kondisi riil lalu lintas di wilayah PPU yang dinilai tidak tercermin dari penilaian kondisi jalan secara nasional.
"Alhamdulillah sekarang Penajam sampai Paser lagi proses pelebaran jalan," kata Mudyat belum lama ini.
Menurut dia, sebelumnya pemerintah daerah sempat berdiskusi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Pekerjaan Umum karena ruas jalan di PPU mendapat penilaian sekitar 94 persen dalam kondisi baik.
Pemkab menilai ukuran tersebut belum menggambarkan kebutuhan aktual di lapangan. "Kita berdebat bukan karena jalannya jelek. Yang kita sampaikan itu tingkat kepadatan lalu lintas. PPU rata-rata hanya punya satu jalur yang menjadi akses utama masyarakat," ujarnya.
Mudyat menjelaskan jalan nasional di PPU menjadi jalur penghubung aktivitas antarwilayah dan provinsi, sehingga menanggung arus kendaraan yang tinggi setiap hari.
Kondisi itu membuat kapasitas jalan menjadi persoalan yang tidak bisa hanya diukur dari kualitas permukaan aspal.
Ia menilai pelebaran jalan dibutuhkan untuk meningkatkan kelancaran mobilitas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
"Yang kita dorong bukan sekadar jalan baik, tapi kapasitas jalannya juga harus sesuai dengan volume kendaraan yang melintas," ucap Mudyat.
Pemkab berharap proses pelebaran dapat terus berjalan dan menjangkau ruas lain yang memiliki karakter lalu lintas serupa agar konektivitas wilayah di PPU semakin kuat.
"Harapannya pelebaran ini bisa meningkatkan kelancaran lalu lintas dan menghindari kecelakaan yang lebih fatal," tutup Mudyat.
(Sf/Lo)