Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora PPU, Roni (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Kebutuhan guru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih belum tertutupi. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mencatat kekurangan tenaga pendidik saat ini mencapai 106 orang untuk jenjang SD dan SMP.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora PPU Roni S merinci, kebutuhan terbesar masih berada di tingkat sekolah dasar sebanyak 66 guru, sedangkan sisanya untuk SMP.
Bukan hanya guru, sekolah juga masih kekurangan tenaga kependidikan sebanyak 11 orang.
Kondisi itu membuat penyukupan tenaga di sekolah tidak berjalan sederhana.
Sebab di tengah kebutuhan yang masih tinggi, pemerintah daerah belum leluasa menambah tenaga baru.
Roni mengatakan skema penambahan melalui Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) masih menjadi pertimbangan karena berkaitan langsung dengan kemampuan pembiayaan daerah. Di sisi lain, jumlah guru PJLP di SD dan SMP saat ini tercatat sudah mencapai 103 orang.
"Kalau ada pengangkatan bulan ini, bulan depan sudah berpikir akan menggaji mereka," katanya, Rabu (24/6/2026).
Situasi tersebut membuat Disdikpora memilih lebih dulu memaksimalkan sumber daya yang sudah ada.
Salah satu yang mulai dipetakan yakni tenaga kependidikan yang memiliki latar belakang pendidikan guru untuk membantu menutup kebutuhan mengajar.
Menurut Roni, terdapat sejumlah tenaga tata usaha yang merupakan lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Mekanisme alih tugas itu masih disiapkan.
Langkah tersebut diambil karena sekolah tetap harus menjaga proses belajar mengajar berjalan.
Sementara, kebutuhan guru juga terus bergerak karena setiap tahun ada tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun.
Roni menyebut kondisi itu menjadi dilema karena ketika tenaga kependidikan dialihkan menjadi pendidik, kebutuhan administrasi sekolah ikut berkurang.
"Tapi kita lebih baik mengambil langkah menggurukan mereka karena tidak mungkin anak-anak satu hari tanpa guru," ujarnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora PPU, Roni (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - Kebutuhan guru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih belum tertutupi. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mencatat kekurangan tenaga pendidik saat ini mencapai 106 orang untuk jenjang SD dan SMP.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora PPU Roni S merinci, kebutuhan terbesar masih berada di tingkat sekolah dasar sebanyak 66 guru, sedangkan sisanya untuk SMP.
Bukan hanya guru, sekolah juga masih kekurangan tenaga kependidikan sebanyak 11 orang.
Kondisi itu membuat penyukupan tenaga di sekolah tidak berjalan sederhana.
Sebab di tengah kebutuhan yang masih tinggi, pemerintah daerah belum leluasa menambah tenaga baru.
Roni mengatakan skema penambahan melalui Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) masih menjadi pertimbangan karena berkaitan langsung dengan kemampuan pembiayaan daerah. Di sisi lain, jumlah guru PJLP di SD dan SMP saat ini tercatat sudah mencapai 103 orang.
"Kalau ada pengangkatan bulan ini, bulan depan sudah berpikir akan menggaji mereka," katanya, Rabu (24/6/2026).
Situasi tersebut membuat Disdikpora memilih lebih dulu memaksimalkan sumber daya yang sudah ada.
Salah satu yang mulai dipetakan yakni tenaga kependidikan yang memiliki latar belakang pendidikan guru untuk membantu menutup kebutuhan mengajar.
Menurut Roni, terdapat sejumlah tenaga tata usaha yang merupakan lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Mekanisme alih tugas itu masih disiapkan.
Langkah tersebut diambil karena sekolah tetap harus menjaga proses belajar mengajar berjalan.
Sementara, kebutuhan guru juga terus bergerak karena setiap tahun ada tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun.
Roni menyebut kondisi itu menjadi dilema karena ketika tenaga kependidikan dialihkan menjadi pendidik, kebutuhan administrasi sekolah ikut berkurang.
"Tapi kita lebih baik mengambil langkah menggurukan mereka karena tidak mungkin anak-anak satu hari tanpa guru," ujarnya.
(Sf/Rs)