Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan sejumlah sentra nelayan untuk diusulkan masuk program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027.
Dinas Perikanan PPU ingin pembangunan KNMP berlanjut ke wilayah lain setelah dua lokasi, Nenang dan Tanjung Tengah, mendapat alokasi pembangunan pada 2026.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan usulan berikutnya akan diarahkan ke kawasan yang memang menjadi sentra nelayan dan memiliki aktivitas perikanan tangkap.
"Kami akan terus mengusulkan KNMP di sentra-sentra nelayan yang ada di PPU. Untuk 2027, wilayahnya antara lain Jenebora, Pantai Lango, Babulu Laut, Api-Api dan Buluminung," kata Andi, Kamis (1/10/2026).
Menurut Andi, kesiapan lahan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum usulan disampaikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemkab PPU masih melakukan pendekatan dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan lahan yang disiapkan berstatus clean and clear.
"Di beberapa lokasi masih kami komunikasikan dengan masyarakat terkait lahannya. Babulu Laut sudah kami koordinasikan dengan pemerintah desa, termasuk akses menuju lokasi yang direncanakan. Kalau prosesnya cepat, kami segera ajukan ke KKP," ujarnya.
Pemkab PPU akan mengawal proses tersebut karena KNMP dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Fasilitas yang dibangun nantinya tidak sebatas tempat pendaratan kapal, tetapi dapat dilengkapi docking dan pabrik es.
Kawasan KNMP juga terbuka untuk dikembangkan menjadi pusat kuliner berbahan hasil laut sehingga manfaatnya bisa menjangkau kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar sentra nelayan.
"Kami sosialisasikan ke masyarakat, manfaat KNMP bukan hanya untuk kebutuhan hari ini. Ke depan fasilitas ini bisa memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi nelayan dan masyarakat sekitar," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan sejumlah sentra nelayan untuk diusulkan masuk program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027.
Dinas Perikanan PPU ingin pembangunan KNMP berlanjut ke wilayah lain setelah dua lokasi, Nenang dan Tanjung Tengah, mendapat alokasi pembangunan pada 2026.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan usulan berikutnya akan diarahkan ke kawasan yang memang menjadi sentra nelayan dan memiliki aktivitas perikanan tangkap.
"Kami akan terus mengusulkan KNMP di sentra-sentra nelayan yang ada di PPU. Untuk 2027, wilayahnya antara lain Jenebora, Pantai Lango, Babulu Laut, Api-Api dan Buluminung," kata Andi, Kamis (1/10/2026).
Menurut Andi, kesiapan lahan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum usulan disampaikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemkab PPU masih melakukan pendekatan dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan lahan yang disiapkan berstatus clean and clear.
"Di beberapa lokasi masih kami komunikasikan dengan masyarakat terkait lahannya. Babulu Laut sudah kami koordinasikan dengan pemerintah desa, termasuk akses menuju lokasi yang direncanakan. Kalau prosesnya cepat, kami segera ajukan ke KKP," ujarnya.
Pemkab PPU akan mengawal proses tersebut karena KNMP dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Fasilitas yang dibangun nantinya tidak sebatas tempat pendaratan kapal, tetapi dapat dilengkapi docking dan pabrik es.
Kawasan KNMP juga terbuka untuk dikembangkan menjadi pusat kuliner berbahan hasil laut sehingga manfaatnya bisa menjangkau kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar sentra nelayan.
"Kami sosialisasikan ke masyarakat, manfaat KNMP bukan hanya untuk kebutuhan hari ini. Ke depan fasilitas ini bisa memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi nelayan dan masyarakat sekitar," pungkasnya.
(Sf/Rs)