Seputar Kaltim

    PPU Bakal Bangun Kampung Nelayan Merah Putih, Disambut Baik KKP

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 November 2025 pukul 16:39 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat membicarakan usulan pembangunan KNMP kepada KKP (Dok: istimewa)

    Penajam - Usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terkait rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) disambut baik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat audiensi pada 25 November 2025 lalu.

    Bupati PPU, Mudyat Noor menyampaikan daerahnya memiliki potensi besar di sektor perikanan, baik tangkap maupun budi daya. 

    Potensi itu bahkan telah diakui secara nasional, ditandai dengan penetapan PPU sebagai kawasan minapolitan berdasarkan Keputusan Menteri KKP 35/2013.

    “Potensi perikanan kami membentang sepanjang garis pantai sekitar 272 kilometer mulai dari Kelurahan Maridan, Pantai Lango, Nenang, Sesumpu, Tanjung Jumlai, Muara Tunan, Api-Api hingga Desa Babulu Laut,” ucap Mudyat, Kamis (27/11/2025).

    Meski memiliki potensi yang besar, kondisi itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan nelayan, baik dari sisi pendapatan, fasilitas pendukung maupun akses pemasaran hasil tangkapan.

    Melalui audiensi tersebut, Pemkab PPU resmi mengusulkan sejumlah program prioritas kepada KKP, seperti Pengembangan Pelabuhan Perikanan (PPI) Api-Api meliputi pembangunan dan revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dikelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di delapan lokasi strategis, yakni Sesumpu, Kayu Api, Tanjung Tengah, Logpond CV Alas, Logpond SDR, Sesulu, Api-Api dan Babulu Laut. 

    Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif menyambut baik gagasan yang disampaikan Pemkab PPU terkait pembangunan KNMP dan peningkatan infrastruktur perikanan.

    Menurutnya, program KNMP merupakan salah satu prioritas nasional dan PPU berpeluang besar masuk dalam program percepatan.

    “Sampai 2025 ini, dari total target 100 titik pembangunan KNMP, baru 65 titik yang telah disetujui. Pada 2026, target pembangunan meningkat hingga 1.000 titik. Kami berharap PPU dapat mengusulkan seluruh titik potensial yang dimiliki,” jelas Lotharia.

    “Targetnya pembangunan KNMP dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata untuk peningkatan ekonomi keluarga nelayan di PPU,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    PPU Bakal Bangun Kampung Nelayan Merah Putih, Disambut Baik KKP

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 November 2025 pukul 16:39 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat membicarakan usulan pembangunan KNMP kepada KKP (Dok: istimewa)

    Penajam - Usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terkait rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) disambut baik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat audiensi pada 25 November 2025 lalu.

    Bupati PPU, Mudyat Noor menyampaikan daerahnya memiliki potensi besar di sektor perikanan, baik tangkap maupun budi daya. 

    Potensi itu bahkan telah diakui secara nasional, ditandai dengan penetapan PPU sebagai kawasan minapolitan berdasarkan Keputusan Menteri KKP 35/2013.

    “Potensi perikanan kami membentang sepanjang garis pantai sekitar 272 kilometer mulai dari Kelurahan Maridan, Pantai Lango, Nenang, Sesumpu, Tanjung Jumlai, Muara Tunan, Api-Api hingga Desa Babulu Laut,” ucap Mudyat, Kamis (27/11/2025).

    Meski memiliki potensi yang besar, kondisi itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan nelayan, baik dari sisi pendapatan, fasilitas pendukung maupun akses pemasaran hasil tangkapan.

    Melalui audiensi tersebut, Pemkab PPU resmi mengusulkan sejumlah program prioritas kepada KKP, seperti Pengembangan Pelabuhan Perikanan (PPI) Api-Api meliputi pembangunan dan revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dikelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di delapan lokasi strategis, yakni Sesumpu, Kayu Api, Tanjung Tengah, Logpond CV Alas, Logpond SDR, Sesulu, Api-Api dan Babulu Laut. 

    Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif menyambut baik gagasan yang disampaikan Pemkab PPU terkait pembangunan KNMP dan peningkatan infrastruktur perikanan.

    Menurutnya, program KNMP merupakan salah satu prioritas nasional dan PPU berpeluang besar masuk dalam program percepatan.

    “Sampai 2025 ini, dari total target 100 titik pembangunan KNMP, baru 65 titik yang telah disetujui. Pada 2026, target pembangunan meningkat hingga 1.000 titik. Kami berharap PPU dapat mengusulkan seluruh titik potensial yang dimiliki,” jelas Lotharia.

    “Targetnya pembangunan KNMP dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata untuk peningkatan ekonomi keluarga nelayan di PPU,” tandasnya.

    (Sf/Lo)