Seputar Kaltim

    Posyandu dan PPKBD di Kukar Bakal Dapat Bantuan Laptop

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 Desember 2024 pukul 16:51 WITA

    Kepala DPMD dan PLT Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB Kukar, Arianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanrgara (Kukar) akan memberikan bantuan laptop kepada setiap posyandu dan Pembantu Penyuluh Keluarga Berencana Desa dan Kelurahan (PPKBD) di Kukar. 

    Ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam penanganan stunting dan program keluarga berencana (KB). 

    Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan akan memanfaatkan aplikasi digital untuk memonitor penanganan stunting. 

    "Kita lakukan ini untuk memudahkan pemantauan proses penimbangan dan pengukuran sasaran stunting di posyandu," kata Arianto, Jumat (13/12/2024).

    Langkah ini juga dilakukan untuk mempercepat pengolahan data, terutama pencatatan tumbuh kembang anak dan data keluarga berencana, seperti calon pengantin, remaja, pasangan usia subur dan pengguna alat kontrasepsi.

    Menurutnya, meski perangkat Android sudah digunakan sebelumnya, tapi laptop akan memberikan kemudahan lebih dalam pengolahan data.

    "Dengan laptop, proses pencatatan dan pemantauan akan lebih efisien dan akurat," ujarnya. 

    Melalui inisiatif ini, Arianto berharap program penanganan stunting dan Keluarga Berencana (KB) semakin terkoordinasi dan berjalan lebih optimal di Kabupaten Kukar. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Posyandu dan PPKBD di Kukar Bakal Dapat Bantuan Laptop

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 Desember 2024 pukul 16:51 WITA

    Kepala DPMD dan PLT Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB Kukar, Arianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanrgara (Kukar) akan memberikan bantuan laptop kepada setiap posyandu dan Pembantu Penyuluh Keluarga Berencana Desa dan Kelurahan (PPKBD) di Kukar. 

    Ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam penanganan stunting dan program keluarga berencana (KB). 

    Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan akan memanfaatkan aplikasi digital untuk memonitor penanganan stunting. 

    "Kita lakukan ini untuk memudahkan pemantauan proses penimbangan dan pengukuran sasaran stunting di posyandu," kata Arianto, Jumat (13/12/2024).

    Langkah ini juga dilakukan untuk mempercepat pengolahan data, terutama pencatatan tumbuh kembang anak dan data keluarga berencana, seperti calon pengantin, remaja, pasangan usia subur dan pengguna alat kontrasepsi.

    Menurutnya, meski perangkat Android sudah digunakan sebelumnya, tapi laptop akan memberikan kemudahan lebih dalam pengolahan data.

    "Dengan laptop, proses pencatatan dan pemantauan akan lebih efisien dan akurat," ujarnya. 

    Melalui inisiatif ini, Arianto berharap program penanganan stunting dan Keluarga Berencana (KB) semakin terkoordinasi dan berjalan lebih optimal di Kabupaten Kukar. 

    (Sf/By)