Seputar Kaltim

    Posyandu Bontang Perluas Layanan, Kader Wajib Kunjungi Warga Rumah ke Rumah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    08 Desember 2025 pukul 21:08 WITA

    kader posyandu Bontang jemput bola lakukan pemerikasaan kesehatan bagi masyarakat. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Posyandu di Kota Bontang kini mewajibkan kader melakukan kunjungan rumah sebagai bagian dari layanan kesehatan era Integrasi Layanan Primer (ILP). 

    Kebijakan ini mulai berlaku sejak 2024 dan memperluas cakupan pelayanan hingga seluruh kelompok usia.

    Penanggung jawab Posyandu Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Dian Arie Sushanty mengatakan kunjungan rumah kini menjadi kewajiban yang harus dijalankan kader. “Ini kegiatan wajib kader,” ujarnya.

    Sebelum ILP diterapkan, kunjungan rumah biasanya hanya dilakukan untuk menimbang bayi dan balita yang tidak hadir di posyandu. Namun mekanisme baru memungkinkan kader memberikan layanan kepada ibu hamil, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia. Kunjungan diberikan bagi warga yang memenuhi tiga kriteria prioritas.

    Prioritas pertama ditujukan bagi warga yang tidak terakses atau memiliki hambatan mendapatkan layanan kesehatan. Dian mencontohkan lansia yang diketahui dalam kondisi sakit namun tidak datang ke puskesmas atau posyandu. “Ini salah satu prioritas yang akan dikunjungi oleh kader,” kata Dian.

    Prioritas kedua menyasar warga yang seharusnya rutin mengonsumsi obat tetapi tidak melaksanakannya. “Misalnya pasien hipertensi yang wajib minum obat, tapi tidak mengikuti jadwal. Kader akan memantau melalui kunjungan,” ujarnya.

    Kriteria terakhir adalah warga yang menunjukkan tanda bahaya, seperti anak dengan gizi buruk atau ibu hamil berisiko tinggi. “Biasanya kader merencanakan kunjungan berdasarkan informasi dari puskesmas atau laporan masyarakat,” tutup Dian.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Posyandu Bontang Perluas Layanan, Kader Wajib Kunjungi Warga Rumah ke Rumah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    08 Desember 2025 pukul 21:08 WITA

    kader posyandu Bontang jemput bola lakukan pemerikasaan kesehatan bagi masyarakat. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Posyandu di Kota Bontang kini mewajibkan kader melakukan kunjungan rumah sebagai bagian dari layanan kesehatan era Integrasi Layanan Primer (ILP). 

    Kebijakan ini mulai berlaku sejak 2024 dan memperluas cakupan pelayanan hingga seluruh kelompok usia.

    Penanggung jawab Posyandu Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Dian Arie Sushanty mengatakan kunjungan rumah kini menjadi kewajiban yang harus dijalankan kader. “Ini kegiatan wajib kader,” ujarnya.

    Sebelum ILP diterapkan, kunjungan rumah biasanya hanya dilakukan untuk menimbang bayi dan balita yang tidak hadir di posyandu. Namun mekanisme baru memungkinkan kader memberikan layanan kepada ibu hamil, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia. Kunjungan diberikan bagi warga yang memenuhi tiga kriteria prioritas.

    Prioritas pertama ditujukan bagi warga yang tidak terakses atau memiliki hambatan mendapatkan layanan kesehatan. Dian mencontohkan lansia yang diketahui dalam kondisi sakit namun tidak datang ke puskesmas atau posyandu. “Ini salah satu prioritas yang akan dikunjungi oleh kader,” kata Dian.

    Prioritas kedua menyasar warga yang seharusnya rutin mengonsumsi obat tetapi tidak melaksanakannya. “Misalnya pasien hipertensi yang wajib minum obat, tapi tidak mengikuti jadwal. Kader akan memantau melalui kunjungan,” ujarnya.

    Kriteria terakhir adalah warga yang menunjukkan tanda bahaya, seperti anak dengan gizi buruk atau ibu hamil berisiko tinggi. “Biasanya kader merencanakan kunjungan berdasarkan informasi dari puskesmas atau laporan masyarakat,” tutup Dian.

    (Sf/Lo)