Seputar Kaltim

    Ponton Hanyut Tabrak 17 Keramba Milik Warga Loa kulu

    Penulis:Muhammad Anshori.|Redaktur:Buniyamin
    22 Agustus 2023 pukul 16:18 WITA

    Kapal ponton yang menabrak keramba warga di Loa Kulu, Kukar. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Keramba ikan milik warga di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hancur usai ditabrak ponton.

    Kejadian pristiwa tersebut pada Selasa (22/8/2023) pukul 08.40 Wita.

    Kepala Dusun Pongkor, Saiful akbar mengatakan ponton tersebut tidak ditarik oleh tagboat, tapi karena ikatannya saat bertengger di pulau dan terbawa arus. 

    "Ponton itu ternyata tidak ditarik tugboat, tapi terlepas ikatannya pas lagi parkir di pulau dan di bawa oleh arus," kata Saiful. 

    Pemilik keramba itu adalah Adri, warga RT 19, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Loa Kulu, Kukar. 

    Saiful menyebutkan keramba yang hancur akibat kejadian tersebut diperkirakan berjumlah 17 kotak keramba. 

    "Tujuh kotak arah hilir sebelah kanan, dan sepuluh keramba arah hulu sebelah kiri, jadi total 17 kotak keramba yang hancur. Itu hanya milik satu orang," ungkapnya.

    Total kerugian keramba ikan yang rusak akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta sampai Rp 50 juta. 

    "Hampir semua kotak keramba ada isinya dan hampir panen semuanya. Sekarang sudah ditangani Polsek Loa Kulu untuk dirembuk 'kan," pungkasnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Ponton Hanyut Tabrak 17 Keramba Milik Warga Loa kulu

    Penulis:Muhammad Anshori.|Redaktur:Buniyamin
    22 Agustus 2023 pukul 16:18 WITA

    Kapal ponton yang menabrak keramba warga di Loa Kulu, Kukar. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Keramba ikan milik warga di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hancur usai ditabrak ponton.

    Kejadian pristiwa tersebut pada Selasa (22/8/2023) pukul 08.40 Wita.

    Kepala Dusun Pongkor, Saiful akbar mengatakan ponton tersebut tidak ditarik oleh tagboat, tapi karena ikatannya saat bertengger di pulau dan terbawa arus. 

    "Ponton itu ternyata tidak ditarik tugboat, tapi terlepas ikatannya pas lagi parkir di pulau dan di bawa oleh arus," kata Saiful. 

    Pemilik keramba itu adalah Adri, warga RT 19, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Loa Kulu, Kukar. 

    Saiful menyebutkan keramba yang hancur akibat kejadian tersebut diperkirakan berjumlah 17 kotak keramba. 

    "Tujuh kotak arah hilir sebelah kanan, dan sepuluh keramba arah hulu sebelah kiri, jadi total 17 kotak keramba yang hancur. Itu hanya milik satu orang," ungkapnya.

    Total kerugian keramba ikan yang rusak akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta sampai Rp 50 juta. 

    "Hampir semua kotak keramba ada isinya dan hampir panen semuanya. Sekarang sudah ditangani Polsek Loa Kulu untuk dirembuk 'kan," pungkasnya. 

    (Sf/By)