Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar pada saat rilis, menyampaikan usul event balap motor resmi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengajak Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda untuk berkoordinasi dalam memfasilitasi event balap motor resmi.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi maraknya aktivitas balap liar yang terjadi di jalan protokol Samarinda. Apalagi baru-baru ini, aktivitas balap liar dengan menggunakan judi.
"Mungkin nanti bisa dikoordinasikan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kita nanti buatkan event. Buat generasi-generasi muda kita ini, jadi mereka punya sarana untuk menyalurkan hobi-hobinya, jadi tidak ada kembali marak balap liar," kata Hendri Umar, Rabu (13/2/2024).
Hendri mengungkapkan bahwa peminat balap liar di Samarinda cukup banyak, dengan kejadian yang baru terjadi ini diperkirakan jumlah massa yang minat mencapai lebih dari 200 orang.
"Karena mungkin peminatnya cukup banyak ya," ujarnya.
Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa event balap motor resmi ini nantinya dapat diselenggarakan di sirkuit representatif, yang seringkali digunakan untuk balapan Warga Samarinda, yakni salah satunya si Sirkuit Kalan.
"Inikan kalau kita buatkan event apalagi ada sirkuitnya, nanti bisa dimanfaatkan, jadi hobi mereka tersalurkan, kemudian juga bisa menjadi wisata, dan daya tarik masyarakat, sehingga pasti juga bisa meningkatkan kegiatan-kegiatan UMKM di Kota Samarinda," tuturnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolresta Samarinda, Hendri Umar pada saat rilis, menyampaikan usul event balap motor resmi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengajak Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda untuk berkoordinasi dalam memfasilitasi event balap motor resmi.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi maraknya aktivitas balap liar yang terjadi di jalan protokol Samarinda. Apalagi baru-baru ini, aktivitas balap liar dengan menggunakan judi.
"Mungkin nanti bisa dikoordinasikan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kita nanti buatkan event. Buat generasi-generasi muda kita ini, jadi mereka punya sarana untuk menyalurkan hobi-hobinya, jadi tidak ada kembali marak balap liar," kata Hendri Umar, Rabu (13/2/2024).
Hendri mengungkapkan bahwa peminat balap liar di Samarinda cukup banyak, dengan kejadian yang baru terjadi ini diperkirakan jumlah massa yang minat mencapai lebih dari 200 orang.
"Karena mungkin peminatnya cukup banyak ya," ujarnya.
Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa event balap motor resmi ini nantinya dapat diselenggarakan di sirkuit representatif, yang seringkali digunakan untuk balapan Warga Samarinda, yakni salah satunya si Sirkuit Kalan.
"Inikan kalau kita buatkan event apalagi ada sirkuitnya, nanti bisa dimanfaatkan, jadi hobi mereka tersalurkan, kemudian juga bisa menjadi wisata, dan daya tarik masyarakat, sehingga pasti juga bisa meningkatkan kegiatan-kegiatan UMKM di Kota Samarinda," tuturnya.
(Sf/Rs)