Polresta Balikpapan Gencar Razia Knalpot Brong, Cegah Gangguan Kamtibmas

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    09 Januari 2025 04:49 WIB

    Salah satu pengendara yang tertangkap razia dan menggantinya dengan knalpot aslinya. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Polresta Balikpapan intensif melakukan razia knalpot brong yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Razia ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kota Balikpapan.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, melalui Kasat Sabhara AKP M. Chusen menjelaskan, bahwa razia bertujuan untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot asli di tempat.

    “Kami ingin memberikan pemahaman bahwa penggunaan knalpot brong sangat mengganggu, sehingga kami lakukan tindakan agar pemilik kendaraan mengganti knalpot brong dengan yang asli,” ujar Kasat Sabhara kepada media, Rabu (8/1/2025).

    Dalam razia yang digelar di Grand City, pihak kepolisian berhasil mengamankan 17 unit motor dengan knalpot brong. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat dan netizen terkait kebisingan yang ditimbulkan oleh knalpot brong.

    Meski begitu, pihak kepolisian tidak memberikan sanksi, melainkan fokus pada edukasi.

    “Kami lebih mengutamakan edukasi kepada pemilik kendaraan untuk mengganti knalpot brong dengan yang asli, karena ini akan mengurangi kebisingan dan menciptakan situasi yang lebih aman dan nyaman,” tambah AKP M. Chusen.

    Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun mengimbau masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan mengurangi polusi suara.

    “Mari kita ciptakan Kota Balikpapan yang bebas polusi dan tertib dalam berkendara demi kenyamanan bersama,” imbuhnya.

    Seluruh rangkaian kegiatan razia berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali. Polresta Balikpapan berharap masyarakat bisa mendukung upaya ini demi menciptakan lingkungan yang lebih baik.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Polresta Balikpapan Gencar Razia Knalpot Brong, Cegah Gangguan Kamtibmas

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    09 Januari 2025 04:49 WIB

    Salah satu pengendara yang tertangkap razia dan menggantinya dengan knalpot aslinya. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Polresta Balikpapan intensif melakukan razia knalpot brong yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Razia ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kota Balikpapan.

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, melalui Kasat Sabhara AKP M. Chusen menjelaskan, bahwa razia bertujuan untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot asli di tempat.

    “Kami ingin memberikan pemahaman bahwa penggunaan knalpot brong sangat mengganggu, sehingga kami lakukan tindakan agar pemilik kendaraan mengganti knalpot brong dengan yang asli,” ujar Kasat Sabhara kepada media, Rabu (8/1/2025).

    Dalam razia yang digelar di Grand City, pihak kepolisian berhasil mengamankan 17 unit motor dengan knalpot brong. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat dan netizen terkait kebisingan yang ditimbulkan oleh knalpot brong.

    Meski begitu, pihak kepolisian tidak memberikan sanksi, melainkan fokus pada edukasi.

    “Kami lebih mengutamakan edukasi kepada pemilik kendaraan untuk mengganti knalpot brong dengan yang asli, karena ini akan mengurangi kebisingan dan menciptakan situasi yang lebih aman dan nyaman,” tambah AKP M. Chusen.

    Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun mengimbau masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan mengurangi polusi suara.

    “Mari kita ciptakan Kota Balikpapan yang bebas polusi dan tertib dalam berkendara demi kenyamanan bersama,” imbuhnya.

    Seluruh rangkaian kegiatan razia berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali. Polresta Balikpapan berharap masyarakat bisa mendukung upaya ini demi menciptakan lingkungan yang lebih baik.

    (Sf/Rs)