Cari disini...
Seputar Kaltim
Personel Direktorat Samapta Polda Kaltim bersama Unit Satwa (K-9) tiba di Mapolres Kutai Timur. (Humas Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) menerima perbantuan personel dan Unit Satwa (K-9) dari Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur untuk mendukung pengamanan Operasi Lilin 2025. Bantuan tersebut tiba di Mapolres Kutim pada Selasa (23/12/2025).
Perbantuan yang diterima terdiri dari enam personel Dit Samapta dan dua ekor anjing pelacak K-9. Kehadiran unit ini memperkuat pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah hukum Polres Kutim.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Ariyanto menyampaikan, pengerahan Unit K-9 merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah dan objek vital yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat.
“Unit K-9 kami libatkan untuk memastikan sterilisasi berjalan maksimal. Anjing pelacak memiliki kemampuan mendeteksi bahan berbahaya yang tidak bisa dijangkau oleh pemeriksaan biasa,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menambahkan, anjing pelacak tersebut dilatih untuk mengidentifikasi keberadaan bahan peledak, narkotika, serta benda mencurigakan lainnya. Karena itu, peran K-9 dinilai efektif dalam mendukung pengamanan preventif.
Rencananya, Unit K-9 akan diterjunkan bersama Tim Gegana Brimob dalam kegiatan sterilisasi gereja-gereja prioritas sebelum pelaksanaan ibadah Natal. Selain itu, patroli gabungan juga akan menyasar pusat perbelanjaan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Dengan tambahan kekuatan tersebut, pengamanan rangkaian perayaan Nataru di Kutim diharapkan dapat berlangsung aman dan kondusif.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Personel Direktorat Samapta Polda Kaltim bersama Unit Satwa (K-9) tiba di Mapolres Kutai Timur. (Humas Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) menerima perbantuan personel dan Unit Satwa (K-9) dari Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur untuk mendukung pengamanan Operasi Lilin 2025. Bantuan tersebut tiba di Mapolres Kutim pada Selasa (23/12/2025).
Perbantuan yang diterima terdiri dari enam personel Dit Samapta dan dua ekor anjing pelacak K-9. Kehadiran unit ini memperkuat pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah hukum Polres Kutim.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Ariyanto menyampaikan, pengerahan Unit K-9 merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah dan objek vital yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat.
“Unit K-9 kami libatkan untuk memastikan sterilisasi berjalan maksimal. Anjing pelacak memiliki kemampuan mendeteksi bahan berbahaya yang tidak bisa dijangkau oleh pemeriksaan biasa,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menambahkan, anjing pelacak tersebut dilatih untuk mengidentifikasi keberadaan bahan peledak, narkotika, serta benda mencurigakan lainnya. Karena itu, peran K-9 dinilai efektif dalam mendukung pengamanan preventif.
Rencananya, Unit K-9 akan diterjunkan bersama Tim Gegana Brimob dalam kegiatan sterilisasi gereja-gereja prioritas sebelum pelaksanaan ibadah Natal. Selain itu, patroli gabungan juga akan menyasar pusat perbelanjaan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Dengan tambahan kekuatan tersebut, pengamanan rangkaian perayaan Nataru di Kutim diharapkan dapat berlangsung aman dan kondusif.
(Sf/Rs)