Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Apel pelepasan 73 personel BKO Polres Kutim menuju Polresta Samarinda.(Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) mengerahkan 73 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polresta Samarinda, Senin (20/4/2026), guna memperkuat pengamanan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Timur tetap kondusif.
Personel yang diberangkatkan merupakan gabungan dua pleton Dalmas. Pelepasan ditandai dengan apel di halaman Mapolres Kutim. Seluruh personel tampak siap menjalankan tugas di wilayah penugasan.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan penugasan BKO merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
“Penugasan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kita semua. Saya tekankan kepada seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi, bertindak profesional, serta mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar AKBP Fauzan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kekompakan tim agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal.
“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta tetap menjalin sinergi dengan personel di wilayah Polresta Samarinda,” tambahnya.
Pengiriman personel ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Samarinda.
(Sf/RS)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Apel pelepasan 73 personel BKO Polres Kutim menuju Polresta Samarinda.(Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) mengerahkan 73 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polresta Samarinda, Senin (20/4/2026), guna memperkuat pengamanan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Timur tetap kondusif.
Personel yang diberangkatkan merupakan gabungan dua pleton Dalmas. Pelepasan ditandai dengan apel di halaman Mapolres Kutim. Seluruh personel tampak siap menjalankan tugas di wilayah penugasan.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan penugasan BKO merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
“Penugasan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kita semua. Saya tekankan kepada seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi, bertindak profesional, serta mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar AKBP Fauzan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kekompakan tim agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal.
“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta tetap menjalin sinergi dengan personel di wilayah Polresta Samarinda,” tambahnya.
Pengiriman personel ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Samarinda.
(Sf/RS)