Polres Kutim Jemput Bola, Petani di Bengalon Dapat Pengobatan Gratis di Tengah Kebun

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    08 Maret 2026 01:29 WIB

    Tim Sidokkes Polres Kutim memberikan layanan pengobatan gratis kepada warga dan petani di Bengalon. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menggelar pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga serta petani di area Perkebunan Mandiri, Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Sabtu (7/3/2026).

    Pelayanan kesehatan tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola, di mana tim medis Polres Kutim langsung mendatangi lokasi aktivitas para petani di area perkebunan.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Menurutnya, kesehatan petani menjadi faktor penting dalam menyukseskan program penanaman jagung serentak yang menjadi salah satu upaya menuju target swasembada jagung nasional pada 2026.

    “Petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan. Jika kondisi kesehatan mereka terjaga, maka aktivitas bertani juga dapat berjalan maksimal sehingga produksi pangan dapat meningkat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kutim mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, tim Sidokkes Polres Kutim memberikan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh dan pernapasan, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.

    Selain itu, warga juga mendapatkan konsultasi kesehatan serta obat-obatan gratis sesuai dengan hasil pemeriksaan dan keluhan yang dialami.

    Sebanyak 25 warga dan petani tercatat memanfaatkan layanan pengobatan gratis tersebut. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan kesehatan yang ditemukan di antaranya hipertensi, gastritis atau maag, nyeri sendi dan reumatik, diabetes melitus, tekanan darah rendah, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

    Seluruh warga yang menjalani pemeriksaan langsung mendapatkan penanganan awal dan obat-obatan dari tim medis Polres Kutim.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Kutim berharap kondisi kesehatan petani tetap terjaga sehingga aktivitas pertanian di Kutim dapat berjalan optimal.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Polres Kutim Jemput Bola, Petani di Bengalon Dapat Pengobatan Gratis di Tengah Kebun

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    08 Maret 2026 01:29 WIB

    Tim Sidokkes Polres Kutim memberikan layanan pengobatan gratis kepada warga dan petani di Bengalon. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menggelar pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga serta petani di area Perkebunan Mandiri, Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Sabtu (7/3/2026).

    Pelayanan kesehatan tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola, di mana tim medis Polres Kutim langsung mendatangi lokasi aktivitas para petani di area perkebunan.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Menurutnya, kesehatan petani menjadi faktor penting dalam menyukseskan program penanaman jagung serentak yang menjadi salah satu upaya menuju target swasembada jagung nasional pada 2026.

    “Petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan. Jika kondisi kesehatan mereka terjaga, maka aktivitas bertani juga dapat berjalan maksimal sehingga produksi pangan dapat meningkat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kutim mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, tim Sidokkes Polres Kutim memberikan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh dan pernapasan, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.

    Selain itu, warga juga mendapatkan konsultasi kesehatan serta obat-obatan gratis sesuai dengan hasil pemeriksaan dan keluhan yang dialami.

    Sebanyak 25 warga dan petani tercatat memanfaatkan layanan pengobatan gratis tersebut. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan kesehatan yang ditemukan di antaranya hipertensi, gastritis atau maag, nyeri sendi dan reumatik, diabetes melitus, tekanan darah rendah, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

    Seluruh warga yang menjalani pemeriksaan langsung mendapatkan penanganan awal dan obat-obatan dari tim medis Polres Kutim.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Kutim berharap kondisi kesehatan petani tetap terjaga sehingga aktivitas pertanian di Kutim dapat berjalan optimal.

    (Sf/Rs)