Seputar Kaltim

    Polres Kutim Distribusikan Beras SPHP Murah di Rantau Pulung Dukung Stabilitas Harga Pangan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    19 Agustus 2025 pukul 14:14 WITA

    Warga Rantau Pulung tampak antusias mengikuti penyaluran beras SPHP dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Polres Kutim. Sebanyak 125 paket beras disalurkan dengan harga terjangkau. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) memastikan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan optimal melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di wilayah hukum Polsek Kecamatan Rantau Pulung.

    Sebanyak 125 paket beras SPHP kemasan 5 kilogram disalurkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau, yakni Rp55.000 per paket. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan bahwa program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat dan seluruh beras yang disiapkan telah habis tersalurkan.

    “Polsek Rantau Pulung sudah menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp55.000 untuk kemasan 5 kilogram. Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi,” ujar AKBP Fauzan, Senin (18/8/2025).

    Ia juga menegaskan bahwa Polri bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal proses distribusi bahan pokok penting (bapokting) agar tidak terjadi hambatan di lapangan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Menurut AKBP Fauzan, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan merata, terutama kepada masyarakat di wilayah pelosok.

    “Sinergi ini sangat penting agar distribusi bahan pokok benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat dengan harga yang terjangkau,” tambah Kapolres.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penyaluran beras SPHP merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

    "Gerakan pangan murah serentak yang akan kita laksanakan sampai dengan 16 Agustus, tapi target saya kita laksanakan sampai satu minggu ke depan untuk memastikan agar penyaluran beras SPHP betul-betul bisa maksimal,” ujar Kapolri Sigit Prabowo Kamis (14/8/25). 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Polres Kutim Distribusikan Beras SPHP Murah di Rantau Pulung Dukung Stabilitas Harga Pangan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    19 Agustus 2025 pukul 14:14 WITA

    Warga Rantau Pulung tampak antusias mengikuti penyaluran beras SPHP dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Polres Kutim. Sebanyak 125 paket beras disalurkan dengan harga terjangkau. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) memastikan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan optimal melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di wilayah hukum Polsek Kecamatan Rantau Pulung.

    Sebanyak 125 paket beras SPHP kemasan 5 kilogram disalurkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau, yakni Rp55.000 per paket. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan bahwa program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat dan seluruh beras yang disiapkan telah habis tersalurkan.

    “Polsek Rantau Pulung sudah menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp55.000 untuk kemasan 5 kilogram. Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi,” ujar AKBP Fauzan, Senin (18/8/2025).

    Ia juga menegaskan bahwa Polri bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal proses distribusi bahan pokok penting (bapokting) agar tidak terjadi hambatan di lapangan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Menurut AKBP Fauzan, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan merata, terutama kepada masyarakat di wilayah pelosok.

    “Sinergi ini sangat penting agar distribusi bahan pokok benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat dengan harga yang terjangkau,” tambah Kapolres.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penyaluran beras SPHP merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

    "Gerakan pangan murah serentak yang akan kita laksanakan sampai dengan 16 Agustus, tapi target saya kita laksanakan sampai satu minggu ke depan untuk memastikan agar penyaluran beras SPHP betul-betul bisa maksimal,” ujar Kapolri Sigit Prabowo Kamis (14/8/25). 

    (Sf/Rs)